Masa Kerja Camat dan Lurah di Surabaya Akan Dibatasi

Para Camat dan Lurah ketika mengikuti pengarahan dari Walikota Tri Rismaharini. Ke depan, Mada kerja mereka akan dibatasi 3-5 tahun.

Para Camat dan Lurah ketika mendapatkan pengarahan dari Walikota Tri Rismaharini. Ke depan, Mada kerja mereka akan dibatasi 3-5 tahun.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Komisi A (hukum dan pemerintahan) DPRD Surabaya, mengusulkan adanya batasan masa kerja para pejabat di lingkungan kecamatan dan kelurahan.

Sesuai usulan anggota dewan, rotasi waktu kerja atau tour of duty diusulkan sekitar 3-5 tahun. Tujuannnya agar leadership mereka bisa berkembang, sekaligus mempersempit terjadinya penyalahgunaan kewenngan.

“Usulan dari anggota dewan berfariasi. Makanya kita kasih spare waktu 3-5 tahun,” terang Wakil Ketua Komisi A, Adi Sutarwijono, Kamis (27/10/2016).

Adi mengungkapkan, hingga hari ini, masih banyak lurah dan camat berada di suatu tempat 9-11 tahun. Menurutnya, hal itu sangat tidak sehat.

Padahal para pejabat terkait perlu suasana dan tempat baru agar kemapuannya lebih berwarna dan berkembang. Mrskipun integritas para lurah dan camat di kota surabaya hampir baik.

“Namun tetap membutuhkan pengawasan dari luar dan struktur yang lebih tinggi,” tandasnya.

Untuk diketahui, pasca disahkannya Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Komisi A terus mematangkan rencana menata ulang struktur organisasi di lingkungan Pemkot Surabaya.

Komisi A sebelumnya telah meminta pemerintah kota segera menyiapkan mekanisme seleksi terbuka untuk penempatan jabatan setingkat eselon dua atau pejabat tinggi pratama, seperti kepala dinas maupun kepala badan. (bmb/gbi)