Masduki Toha Minta Pemkot Segera Tuntaskan PR yang Belum Selesai

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Masduki Toha meminta Pemkot Surabaya segera selesaikan beberapa pekerjaan rumah yang belum selesai.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Masduki Toha meminta Pemkot Surabaya segera selesaikan beberapa pekerjaan rumah yang belum selesai.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Beberapa pekerjaan rumah (PR) menanti segera diselesaikan Pemerintah Kota Surabaya. Salah satunya adalah masalah banjir yang hampir merata di sejumlah kawasan.

“Banjir banyak terjadi di beberapa wilayah kota, seperti tadi malam,” ujar Wakil Ketua DPRD Surabaya Masduki Toha di Halaman Balai Kota, Selasa (31/5/2016).

Selain persolan banjir, infrastruktur juga membutuhkan penanganan yang serius dari pemerintah kota. Karena di beberapa kawasan cukup banyak ditemukan jalan berlubang.

“Coba lihat di kawasan-kawasan pinggiran banyak jalan berlubang. Saya khawatir jika tidak segera diperbaiki akan menimbulkan kecelakaan lalu lintas,”  Ungkapnya.

Tidak hanya itu, politisi dari PKB ini juga menyoroti soal masalah perizinan. Menurutnya, harus ada solusi yang efektif guna menuntaskan sistemnya yang masih amburadul.

Meski Surabaya telah memberlakukan Surabaya Single Window (SSW) dalam proses pengurusan petozinan, masih ditemui kerumitan dalam prakteknya.

“Inginnya cepat, tapi prakteknya masih amburadul,” kritik Masduki.

Meski demikian, Masduki Toha juga menilai beberapa keberhasilan pemkot dalam merealisasikan sejumlah programnya. Beberapa program pembangunan yang dinilai menunjukkan kemajuan, seperti di bidang pendidikan.

“Harus diakui, sekarang pendidikan di Surabaya lebih berkualitas,” ungkapnya.

Sebagai buktinya, jumlah lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri cukup tinggi. Selain itu, jumlah lulusan SMK yang terserap pada lapangan kerja mencapai 75 persen.

Sementara mengenai pelayanan, selam ini pemerintah kota telah mampu menerapkan kebijakan pendidikan gratis mulai SD hingga SMA/SMK.

Sedangkan, di bidang kesehatan, melalui sinerji antara puskesmas dan Juru pemantau Jentik (Jumantik), dan beberapa elemen terkait, pemerintah kota berhasil menurunkan angka orang penderita sakit sakit di Surabaya. (bmb/gbi)