Mendagri Pakistan Ditembak Anggota Partai Garis Keras

oleh
Mendagri Pakistan yang menjadi korban penembakan.

GLOBALINDO.CO, ISLAMABAD – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Pakistan, Ahsan Iqbal menjadi target penembakan yang dilakukan Abid Hussain (21). Pelaku penembakan diketahui memiliki afiliasi dengan partai garis keras. Saat penembakan terjadi, Iqbal sedang bersiap meninggalkan pertemuan publik di Provinsi Punjab.

Beruntungnya, Iqbal hanya mengalami luka tembakan di lengan kanannya dan tidak sampai merenggut nyawanya.

“Pelaku mencoba melepaskan tembakan kedua ketika polisi dan orang-orang dalam pertemuan itu mengamankannya,” kata juru bicara pemerintah Punjab, Malik Ahmed Khan seperti dilansir dari AFP, Senin (7/5/2018).

Ajudan Iqbal, Asim Khan mengonfirmasi keberadaan pelaku yang kini telah ditahan oleh pihak berwenang. Sementara Iqbal telah dibawa ke rumah sakit di Lahore. Pihak rumah sakit menyatakan, pria berusia 59 itu berada dalam kondisi stabil.

(Baca Juga: Ledakan di RS Pakistan, 30 Orang Tewas)

“Dia stabil, dan baik-baik saja,” ujar pejabat rumah sakit yang enggan disebutkan namanya.

BBC melaporkan, Perdana Menteri Pakistan, Shahid Khaqan Abbasi mengutuk keras penyerangan tersebut. Begitu pula dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Pakistan, David Hale yang berharap Iqbal dapat segera pulih.

Iqbal digadang-gadang sebagai calon perdana menteri Pakistan. Dia menempuh pendidikan di Amerika Serikat dan berasal dari keluarga lama yang terkait dengan Partai Berkuasa Pakistan, PML-N.

Pemilihan umum diperkirakan bakal digelar pada tahun ini, kemungkinan pada akhir musim panas.

Pemilu akan menjadi ajang pertarungan PML-N melawan PTI yang dipimpin oleh mantan bintang kriket Imran Khan. Di sisi lain, partai yang berkuasa itu telah mengalami serangkaian pukulan dengan mantan perdana menteri Nawaz Sharif yang dilarang berpolitik untuk seumur hidup.

Sementara menteri luar negeri Khawaja Asif telah disingkirkan oleh Pengadilan Tinggi Islamabad pada akhir bulan lalu karena melanggar undang-undang pemilihan.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *