Mengenal Deepfakes, Video Porno Palsu yang Sedang Menggejala di Dunia Maya

oleh
Tampilan olahan teknologi yang memungkinkan wajah selebriti jadi pelaku video porno.

GLOBALINDO.CO, CALIFORNIA – Pornografi yang menyerang imajinasi dan fantasi manusia merupakan bisnis yang tak akan ada pacekliknya. Selama manusia ada, selama itu pula bisnis pornografi akan tetap berjaya. Bahkan, kecanggihan teknologi saat ini mendorong lahirnya pengolahan pornografi yang melampaui batas. Sosok siapa pun kini bisa dimasukkan jadi pelaku pornografi. Bahkan mereka yang diyakini mustahil melakukannya.

Deepfakes merupakan bentuk nyatanya. Sebuah teknologi berbasis AI (artificial intelligence) yang memungkinkan segala hal menjadi “nyata”. Deepfakes merupakan pengguna teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menggantikan wajah pemeran adegan dewasa dengan selebriti dunia.

Pelaku ini sering menggantikan para pemeran porno dengan Gal Gadot, Taylor Swift, sampai Maise Williams.

(Baca Juga: Cerita Grup FB Loly Candy’s 18+ yang Jadi Ajang Pornografi Anak)

Video porno palsu ini merupakan kreasi dari anggota forum di Reddit bernama Deepfakes. Akun tersebut memaparkan cara menjalankan algoritma machine learning yang menggantikan wajah seseorang dengan paras selebriti.

Pertumbuhan dan penyebaran video porno palsu yang meluas ini membuat beberapa kalangan khawatir. Seruan pemblokiran terhadap video porno palsu pun terus digemakan.

Setelah beberapa situs porno menyatakan perlawanan terhadap penyebaran deepfakes di platform mereka, kini giliran Twitter mendukung aksi tersebut.

Dalam pernyataannya kepada Mashable, Twitter menegaskan, deepfakes merupakan pelanggaran kebijakan perusahaan.

“Anda tidak boleh mengirim atau berbagai konspirasi atau mendistribusikan tanpa persetujuan. Kami akan menangguhkan setiap akun yang turut mendistribusikan tanpa persetujuan,” kata juru bicara Twitter, kemarin.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *