Menhub Swastanisasi Jembatan Timbang Demi Hindari Pungli

jembatan-timbangGLOBALINDO.CO, JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi melontarkan wacana swatanisasi jembatan timbang di seluruh Indonesia. Penyerahan pengelolaan jembatan timbang pada pihak swasta ini dilakukan dengan alasan menghindari praktik pungutan liar (Pungli).

Menhub mencatat, dari 140 unit jembatan timbang yang ada di seluruh Indonesia, sebagian besar masih bermasalah. Masalah yang ditemukan terutama terkait maraknya Pungli yang dilakukan oknum petugas pengelola jembatan timbang.

“Untuk menghilangkan pungutan liar di jembatan timbang, opsi yang sangat terbuka adalah pengoperasian jembatan timbang diserahkan kepada institusi yang memiliki dedikasi dan kompeten yang didukung oleh sistem dan integritas,” kata Budi Karya, Rabu (26/10/2016).

Pihak berkompeten yang dimaksud, bisa saja perusahaan swasta atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bila diserahkan kepada pihak ketiga, sambung Budi, bisa mempermudah pengawasan terhadap pengelolaan jembatan timbang.

Bila ditemukan penyelewengan, badan usaha atau perusahaan pengelola jembatan timbang bisa dievaluasi dengan melakukan pemutusan kontrak kerja sama hingga penuntutan ke jalur hukum.

“Kita akan mencari siapa pihak yang tepat dan berkompeten untuk mengelola jembatan timbang. Apakah pemerintah pusat, pemda, atau melibatkan pihak ketiga seperti Surveyor (BUMN PT Surveyor Indonesia), SPS dan lain-lain,” kata Budi.(dtc/ziz)