Militer Nigeria Tewaskan 37 Gerilyawan Boko Haram

Setahun setelah gadis-gadis Chibok diculik, kelompok pegiat hak asasi manusia dan orangtua korban penculikan menuntut pemerintah Nigeria untuk segera mengembalikan anak-anak mereka. Dua tahun lebih telah berlalu, pemerintah tidak juga berhasil.

Setahun setelah para gadis Chibok diculik, kelompok pegiat hak asasi manusia dan orangtua korban penculikan menuntut pemerintah Nigeria untuk segera mengembalikan anak-anak mereka. Dua tahun lebih telah berlalu, pemerintah tidak juga berhasil.

GLOBALINDO.CO, LAGOS- Pasukan pemerinta Nigeria bentrok dengan gerilyawan dan menewaskan 37 gerilyawan di Negara Bagian Borno, yang bergolak, selama operasi pembersihan pada Sabtu (5/11), tegas seorang juru bicara militer, Minggu waktu setempat.

Tentara juga telah menangkap seorang petempur Boko Haram dan seorang perempuan yang diduga menjadi budak seks yang ditawan oleh kelompok gerilyawan garis keras tersebut, kata Sani Usman, Juru Bicara Militer.

Usman juga mengatakan prajurit militer melancarkan operasi di tempat persembunyian tersangka anggota Boko Haram di Desa Ajigin, Golgore, Njibulla dan Doksa.

Militer juga mengamankan tiga senapan AK-47 disita di Ajigin selama operasi tersebut, demikian laporan Xinhua, Senin pagi.

Ia mengatakan seorang anggota kelompok pengawas kehilangan nyawanya, dan enam prajurit cedera selama terjadi operasi tersebut.

Pemerintah Nigeria telahgencar melancarkan beberapa operasi militer selama beberapa bulan belakangan untuk menghapuskan kelompok teror tersebut –yang muncul di Wilayah Borno, bagian timur-laut Nigeria.

Pada penghujung Oktober, PBB melakukan perundingan untuk membebaskan hampir 900 anak yang ditahan oleh tentara dan pasukan keamanan Nigeria. Ratusan anak tersebut ditahan karena dianggap mempunyai hubungan dengan Boko Haram.

“Sebanyak 876 anak ditahan di barak di Maiduguri,” ungkap pejabat senior UNICEF, Manuel Fontaine, setelah mengunjungi kota di bagian timur-laut Nigeria itu pada Sabtu (29/10).

Belum diketahui secara pasti telah berapa lama anak-anak tersebut ditahan, namun tentara Nigeria kerap menahan warga dari wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh Boko Haram. Tentara menduga mereka mempunyai kaitan dengan kelompok gerilyawan tersebut. (nh/an)