Minta Dilibatkan dalam Kongres PSSI, Bonek Ngluruk Gedung Grahadi

Ratusan Pendukung Persebaya Surabaya, saat melakukan aksi di depan Gedung Grahadi.

Ratusan Pendukung Persebaya Surabaya, saat melakukan aksi di depan Gedung Grahadi.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Sekitar 700 Bonek pagi tadi menggelar unjuk rasa di depan Gedung Grahadi Surabaya. Dalam tuntutannya, suporter Persebaya Surabaya meminta dilibatkan dalam Kongres PSSI 10 Nopember mendatang

Koordinator aksi Andi Peci menegaskan, Persebaya berhak memiliki suara dalam Kongres PSSI yang rencananya digelar di Ancol, Jakarta. Untuk itu, Bonek mendesak PSSI melakukan verifikasi secara detil berdasarkan konstitusi organisasi.

“PSSI harus memverifikasi peserta kongres dengan benar sesuai Statuta FIFA, AFC, dan PSSI,” kata Andi Peci dalam orasinya, Selasa (1/11/2016).

Andi Peci menegaskan, PT Persebaya Indonesia memenangkan hak atas nama dan logo Persebaya Surabaya dalam sidang di Pengadilan Niaga Surabaya.

Sebelumnya, gugatan atas hak nama dan logo Persebaya diajukan PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) yang kini menaungi Bhayangkara FC.

Fakta persidangan juga mengungkapkan PT PI sudah lebih dulu mengajukan hak atas logo dan nama Persebaya kepada Direktorat Jenderal (Dirjen) Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI.

“Sekarang waktunya PSSI memulai segala sesuatunya dengan benar berdasarkan aturan dan regulasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bonek juga meminta Persebaya Surabaya dikembalikan sebagai klub peserta PSSI. Mengingat status Persebaya sudah dikembalikan sebagai kelompok sepakbola nasional.

“Kita meminta hak kita. Persebaya bisa mengikuti segala kegiatan yang diselenggarakan PSSI,” tandas Andi Peci.

Bonek juga meminta pemerintah turut memperhatikan nasib Persebaya Surabaya. Untuk itu, ia mendesak Walikota Surabaya Tri Rismaharini lebih peduli dengan klub kebanggaan Kota Surabaya tersebut.

Setelah menggelar di depan Gedung Grahadi, Bonek kemudian melanjutkan aksi di kantor Asprof PSSI Jatim, Jalan Kali Kepiting no 125. (bmb/gbi)