Miris, Guru Sekolah Dasar di Surabaya Cabuli 65 Muridnya

oleh
Ilustrasi pencabulan.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Predikat Surabaya sebagai kota layak anak patut dipertanyakan. Hal itu setelah seorang guru berinisial MSH, 30 tahun ditetapkan jadi tersangka atas kasus pencabulan.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim mengungkap, tersangka telah melakukan pencabulan terhadap 65 siswa Sekolah Dasar (SD).

Warga Jalan Simo Sidomulyo, Kecamatan Sawahan ini melakukan aksi bejatnya selama kurun waktu lima tahun. Yaitu, sejak 2013 hingga tahun 2017.

Dalam aksinya, guru di salah satu sekolah swasta di Jalan Benteng, Kecamatan Semampir itu melakukanya di banyak tempat. Mulai di dalam kelas, luar kelas, kolam renang hingga di dalam bus sekolah.

Modus operandinya pun beragam. Mulai meraba-raba tubuh korban, memegang kemaluan korban, menyuruh korban memegang kemaluannya, hingga sampai menggesek-gesekkan kemaluannya ke tubuh korban.

Ironisnya, aksi bejat pelaku tidak jarang dilakukan di hadapan oleh korban yang lain. Aksi pelaku baru terungkap ketika para murid melapor kepada kepala sekolah pada pertengahan bulan Februari.

Selanjutnya, kepala sekolah mengumpulkan para murid serta wali murid. Termasuk dengan MHS yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Atas banyaknya aduan kepada kepala sekolah, MHS akhirnya tidak dapat mengelak.

Karena geram atas perbuatan tersangka, sejumlah wali murid akhirnya melaporkan MHS ke Polda Jatim. “MSH kami tetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 82 Tentang Perlindungan Anak,” terang Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Kamis (22/2/2018). (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *