Mobil Disita, Dhani-Ratna Berang

No comment 715 views
Musisi Ahmad Dhani dan aktivis, Ratna Sarumpaet gagal menggelar demonstrasi 'Panggung Rakyat Tangkap Ahok' di depan Gedung KPK, Kamis (2/6). Kendaraan operasional mereka pun disita polisi.

Musisi Ahmad Dhani dan aktivis, Ratna Sarumpaet gagal menggelar demonstrasi ‘Panggung Rakyat Tangkap Ahok’ di depan Gedung KPK, Kamis (2/6). Kendaraan operasional mereka pun disita polisi.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Dua selebriti, Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet gagal menggelar demonstrasi untuk mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi segera menangkap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Kamis (2/6). Selain dilarang demonstrasi, Dhani pun berang lantaran kendaraan yang digunakan untuk mengusung sound system justru disita polisi.

“Kalau enggak boleh masuk cukup ditahan ya. Jangan ditarik ke sini (Polda). Kalau ditahan melanggar pasal apa? Terus anak buah saya ditahan, dinterogasi resmi atau tidak?” kata musisi kelahiran Surabaya ini kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/6).

Dhani sejatinya maklum jika aparat mencegah demonstrasi itu karena tidak berizin. Sedianya, Dhani dan Ratna bersama ratusan massa akan menggelar demonstrasi damai bernuansa musikal bertajuk ‘Panggung Rakyat Tangkap Ahok’ di depan Gedung KPK.

“Kita kan pengen demo dengan cara bernyanyi karena saya kan penyanyi bukan orator. Kalau memang nggak boleh masuk cukup enggak boleh masuk kenapa mesti ditahan, artinya mobil kalau sudah ditahan berarti melakukan pelanggaran,” jelas Dhani.

Dhani mengatakan bahwa ada tiga mobil yang disita, yakni mobil boks yang berisi perlengkapan sound system, mobil genset, dan truk trailer. Menurut Dhani, tidak ada alat musik yang dibawa karena ada imbauan dari Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti untuk tidak boleh menggelar pertunjukkan musik.

“Katanya kan bilang enggak boleh demo di depan gedung lama KPK. Mobil isinya cuma speaker, enggak ada alat band kok. Pas dikasih tahu enggak boleh main band, ya sudah saya cuma bawa speaker doang,” kata dia.

Rekan Dhani, Ratna Sarumpaet pun memprotes keras kendaraan alat peraga untuk demo di KPK diamankan polisi. Ratna menyatakan bahwa aksi itu digelar memang untuk mendesak Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) agar ditangkap KPK.

Ratna menyatakan kekecewaannya karena merasa didiskriminasi dalam upayanya menyampaikan aksi di depan KPK. Ia mengaku telah menyampaikan pemberitahuan kepada aparat Polda Metro Jaya terkait rencana aksi yang dibarengi panggung musik tersebut.

“Kalau ada yang melarang kita sepertinya ada yang punya rahasia, jangan-jangan dia sudah tahu Ahok harus ditangkap,” tandas Ratna di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/6).

“Ngapain saya datang ke KPK kalau enggak protes Ahok. Ahok itu harusnya sudah tersangka, saya rasa kan karena judulnya panggung rakyat tangkap Ahok, memang kita ingin Ahok ditangkap,” tambahnya.

Kendati akan menggelar konser musik, Ratna mengatakan bahwa hal itu tidak perlu ada surat izin karena bentuknya adalah aksi. “Bukan, ini untuk panggung rakyat. Demo kan bentuknya bisa macam-macam,” imbuh Ratna. (kc/gbi)