Mokong, 1.500 Kendaraan Dinas Pemkab Cianjur Tak Bayar Pajak

oleh
Ilustrasi kendaraan dinas.

GLOBALINDO.CO, CIANJUR – Kesadaran membayar pajak ternyata tak mendapat contoh yang baik dari pemerintah. Hal itu dibuktikan dengan kemokongan Pemkab Cianjur yang emoh membayar pajak pada ribuan kendaraan dinasnya.

“Jumlahnya mencapai 1.500 unit kendaraan dengan jenis roda dua dan empat pelat merah yang belum membayar pajak, meskipun jumlahnya berkurang dibanding tahun sebelumnya,” kata Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Cianjur, Iwan Priatna, Senin (16/4/2018).

Untuk menekan angka tersebut, pihaknya bersama dengan Polres Cianjur menggelar operasi di sejumlah titik secara acak. Pasalnya potensi pajak kendaraan roda dua dan roda empat di Cianjur mencapai 500 ribu unit.

Target operasi tersebut adalah meningkatkan kesadaran warga untuk taat membayar pajak kendaraan tepat waktu, karena saat ini pihaknya telah membuka layanan pajak kendaraan di wilayah selatan tepatnya di Kecamatan Cibinong, dan pembayaran secara online.

(Baca Juga: KPK Heran Tuan Tanah Jutaan Hektar Bukan Pembayar Pajak Terbesar)

“Warga juga dapat membayar pajak pada tujuh bank yang sudah ditunjuk secara online, sehingga warga dapat dengan mudah membayar pajak kendaraan tanpa harus mengantre di Kantor Samsat Cianjur,” katanya lagi.

Hingga saat ini, ujar dia, kendaraan tidak melakukan daftar ulang (KTMDU) mencapai 140 ribu unit, sehingga pihaknya menggelar operasi gabungan KTMDU dilaksanakan empat kali dalam setahun.

Operasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran warga membayar pajak kendaraan tepat waktu dengan menyediakan fasilitas pelayanan pembayaran pajak secara mudah.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Rendi Setia Permana mengatakan, operasi gabungan bersama Samsat Cianjur untuk meningkatkan kesadaran warga membayar pajak kendaraan yang akan digunakan bagi pembangunan daerah.

“Kami akan terus membantu Samsat Cianjur untuk meningkatkan pajak dengan menggelar operasi gabungan KTMDU yang digelar pada beberapa titik secara acak. Operasi tersebut untuk mengingatkan warga akan pentingnya membayar pajak,” katanya pula.(ara/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *