Nasdem Tuding Prabowo Mainkan Derita Rohingya sebagai Pencitraan

Johnny G. Plate yang ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) baru Partai Nasdem.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Aksi saling tuding terjadi antar Parpol pendukung pemerintah dan oposisi. Setelah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menuding Jokowi tak tulus dalam mengirim bantuan terkait konflik Rohingya, giliran Partai Nasdem yang menuding Prabowo memainkan derita warga Rohingya sebagai bahan pencitraan.

“Siapa yang pencitraan? Presiden Jokowi pencitraan? Justru Presiden Jokowi melaksanakan amanat konstitusi. Yang memberikan komentar justru bercitra memainkan rakyat Rohingya,” kata Sekjen Partai Nasdem, Johnny G Plate, Senin (18/9/2017).

(Baca Juga: Prabowo Sindir Bantuan untuk Rohingya Hanya Pencitraan Jokowi, Ini Jawaban Pemerintah)

Johnny menjelaskan, tudingan itu juga ditujukan kepada pihak lainnya yang justru memanfaatkan krisis Rohingya sebagai alat berpolitik.

“Kami imbau, jangan memainkan citra politik menggunakan penderitaan Rohingya sebagai alat. Presiden sudah melaksanakan sesuai amanat. Jangan menumpang penderitaan rakyat Rohingya itu dijadikan politik dalam negeri,” kata anggota Komisi XI DPR ini.

Sebelumnya, Prabowo mengatakan bantuan yang dikirimkan oleh pemerintah Indonesia ke Rohingya tersebut hanya bentuk pencitraan semata. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat berorasi dalam Aksi Bela Rohingya 169 di depan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (16/9). Menurutnya, sebelum memberikan bantuan ke luar negeri, Indonesia, menurutnya, harus kuat terlebih dahulu di dalam.

Prabowo kemudian berbicara soal bantuan yang diberikan Indonesia kepada pengungsi Rohingya. Dia menyebut bantuan tersebut adalah bentuk pencitraan.

“Percaya sama saya, kalau kita kuat, kaum Rohingya kita bantu. Kalaupun kita sekarang kirim bantuan, menurut saya, itu pencitraan. Kirim bantuan pun tak sampai kadang-kadang,” kata Prabowo.(dtc/ziz)