Ngaku Tak Pernah Diajak Komunikasi, Luhut Binsar Pandjaitan Tolak Jadi Dewan Kehormatan Partai Golkar

085657100_1458659758-20160322-konpers_luhut-demo_taksi-jakartaGLOBALINDO.CO, JAKARTA – Politisi Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Pandjaitan menolak ditunjuk sebagai anggota dewan kehormatan partai beringin.

Luhut menilai, jabatan di Golkar tidak tepat disandangnya yang sudah bertugas di kabinet. Apalagi, sejak awal Presiden Jokowi tidak menginginkan menteri yang rangkap jabatan.

“Saya lapor ke Presiden, eloknya saya enggak usah jabat di situ,” kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (30/5/2016).

Luhut mengaku baru mengetahui penunjukannya sebagai anggota dewan kehormatan. Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto atau pun anggota formatur yang menyusun kepengurusan tak pernah berkomunikasi dengannya perihal itu.

Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Golkar masa bakti 2016-2019 diumumkan pada Senin siang ini di Kantor DPP Golkar, Jakarta. Luhut menjadi anggota dewan kehormatan bersama tokoh senior lain seperti BJ Habibie dan Akbar Tandjung.

Saat Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar di Nusa Dua, Bali beberapa waktu lalu, Luhut memang cukup aktif terlibat. Dia menetap di Bali hingga Munaslub selesai dan sempat memanggil sejumlah calon ketua umum.

Salah satu calon ketua umum, Priyo Budi Santoso mengaku dilobi oleh Luhut untuk mengalihkan dukungan ke Setya Novanto.(kcm/ziz)