Pakar Diet Inggris:  Puasa Bikin Panjang Umur

oleh
ilustrasi/globalindo

 

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Jutaan umat muslim di Indonesia mulai melaksanakan ibadah puasa hari ini. Setelah pemerintah melalui Kementrian Agama, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1439 Hijriah jatuh pada Kamis (17/5/2018).

Sejak subuh hingga adzan magrib, seluruh umat muslim harus menahan lapar dan dahaga. Selain itu, mereka juga harus menghindari perbuatan-perbuatan maksiat yang bisa membatalkan puasa.

Sejumlah komunitas kesehatan di luar kalangan umat islam pun tertarik untuk melakukan penelitian perihal ibadah puasa yang dijalani umat muslim ini. Menurut mereka, puasa diyakini mengandung manfaat yang baik untuk kesehatan.

Dilansir dari laman Lifehack, Nathan Hewitt, pakar diet dari Inggris memaparkan beberapa manfaat luar biasa dari berpuasa.

 

  1. Menurunkan berat badan

Puasa bisa menjadi cara yang aman untuk menurunkan berat badan. Banyak riset telah menunjukkan puasa yang dilakukan secara berkala, memungkinkan tubuh untuk membakar sel-sel lemak lebih efektif daripada diet biasa.

 

Puasa intermiten memungkinkan tubuh untuk menggunakan lemak sebagai sumber utama energi, bukan gula. Kini, banyak atlet menggunakan puasa sebagai sarana untuk mengurangi lemak tubuh ketika menghadapi kompetisi.

 

  1. Mencerahkan Kulit dan Mencegah Jerawat

Puasa dapat membantu membersihkan kulit dan mencegah munculnya jerawat. Ini terjadi karena saat tubuh yang sementara bebas dari aktivitas dalam proses pencernaan, ia dapat memfokuskan energi regeneratifnya pada sistem lain.

 

Tidak makan apa pun selama satu hari terbukti membantu tubuh membersihkan racun dan mengatur fungsi organ tubuh lainnya seperti hati, ginjal dan bagian lainnya.

 

  1. Meningkatkan Metabolisme

Puasa membuat sistem pencernaan kita beristirahat. Ini dapat memberi energi pada metabolisme untuk membakar kalori lebih efisien. Jika pencernaan buruk, maka kondisi itu dapat memengaruhi kemampuan untuk memetabolisme makanan dan membakar lemak.

Puasa pun dapat mengatur pencernaan dan meningkatkan fungsi usus yang sehat. Inilah yang akhirnya mampu meningkatkan fungsi metabolisme kita.

 

  1. Meningkatkann Sensitivitas Insulin

Puasa telah terbukti memiliki efek positif pada sensitivitas insulin. Ini memungkinkan tubuh mentoleransi karbohidrat (gula) lebih baik. Sebuah penelitian menunjukkan setelah periode berpuasa, insulin menjadi lebih efektif dalam “memberitahu” sel untuk mengambil glukosa dari darah.

 

  1. Memperbaiki Pola Makan

Puasa sangat bermanfaat bagi mereka yang menderita gangguan makan berlebihan. Cara ini juga sangat membantu mereka yang memiliki pola makan tidak teratur, entah karena pekerjaan dan prioritas lainnya. Tak masalah jika kita melakukan puasa intermiten sepanjang sore tanpa makan.

Cara ini dapat memungkinkan kita untuk makan pada waktu yang ditentukan dan sesuai dengan gaya hidup kita. Bagi siapa saja yang ingin mencegah nafsu makan berlebih, kita dapat menetapkan waktu di mana kita dapat mengonsumsi sejumlah harian kalori dalam satu kali waktu. Setelah itu, kita harus menahan nafsu makan ini sampai hari berikutnya.

 

  1. Meningkatkan Fungsi Otak

Puasa telah terbukti meningkatkan fungsi otak, karena meningkatkan produksi protein yang disebut brain-derived neurotrophic factor (BDNF). BDNF mengaktifkan sel induk otak untuk diubah menjadi neuron baru, dan memicu banyak bahan kimia lain yang mempromosikan kesehatan saraf. Protein ini juga melindungi sel-sel otak kita dari perubahan yang terkait dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson.

 

  1. Meningkatkan Sistem Imun

Puasa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan berpuasa, tubuh mampu mengurangi kerusakan radikal bebas, mengatur kondisi peradangan dalam tubuh dan mencegah pembentukan sel kanker. Di alam, ketika hewan sakit mereka berhenti makan dan fokus untuk beristirahat.

Ini adalah naluri primitif untuk mengurangi stres pada sistem internal mereka, sehingga tubuh mereka dapat melawan infeksi. Manusia adalah satu-satunya spesies yang mencari makanan ketika kita sakit, bahkan ketika kita tidak membutuhkannya.

 

  1. Memperpanjang Usia

Percaya atau tidak, semakin sedikit kita makan semakin tinggi harapan hidup kita. Riset telah menunjukkan bagaimana masa hidup orang-orang dalam budaya tertentu meningkat karena makanan mereka. Namun, kita tidak perlu hidup di antara komunitas asing untuk mendapatkan manfaat dari puasa.

Salah satu efek utama penuaan adalah metabolisme yang lebih lambat. Jadi, semakin muda tubuh kita, semakin cepat dan lebih efisien proses metabolisme. Semakin sedikit kita makan, semakin kecil risiko kesehatan yang kemungkinan terjadi pada sistem pencernaan. (bbs/boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *