Parah, Sudah 3 Bulan Warga Benowo Tidak Mendapatkan Pasokan Air dari PDAM

Ilustrasi warga saat mengantri untuk mendapatkan air bersih.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Komitmen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Srmbada untuk melayani seluruh warga Surabaya patut dipertanyakan. Terbukti, hingga saat ini masih ada ratusan warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Ratusan warga di enam kampung Kandangan Gunung Tangsi 1A, Benowo, Surabaya, kesulitan mendapatkan air bersih. Sudah 3 bulan lebih warga tidak menerima pasokan air dari PDAM.

Salah satu warga Gunung Tangsi, Kandangan, Benowo, Wulan menuturkan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga selama ini terpaksa mengambil dari sumur umum yang terdapat di sekitar pemukiman warga.

Pantauan di lokasi, kebanyakan warga yang antri adalah para ibu-ibu. Bahkan ada ibu yang sedang hamil 9 bulan ikut berdesak-desakan demi mendapatkan air dari sumur.

“Sudah 3 bulan air PDAM mati. Ya begini harus ngangsu (ambil air) ke sumur,” terang Wulan, Rabu (23/8/2017).

Ironisnya, meski sudah lama tidak menerima pasokan air ternyata warga tetap dikenakan tagihan rekening air dengan harga normal. Warga sempat berunjuk rasa di kantor PDAM untuk memprotes hal itu.

“Tagihan tetap jalan. Viarasi jumlahnya, ada yang Rp.30 ribu sampai Rp.57 ribu,” ujarnya.

Menurut Wulan, kondisi yang dialami warga sekarang diperburuk dengan mulai datangnya musim kemarau. Warga dibuat panik dengan mulai mengeringnya air di sumur.

“Kita berharap PDAM segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini,” harapnya. (bmb/gbi)