Partai Demokrat Surabaya Targetkan 12 Kursi dalam Pileg 2019

oleh
Sekretaris DPC PD Surabaya, Dedy Prasetyo (kanan) bersama Ketua DPC PD Surabaya, Ratih Retnowati (kaos biru) dan Ketua Bapilu Herlina Harsono Njoto.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Jelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 sejumlah partai politik mulai melakukan persiapan. Tidak terkecuali DPC Partai Demokrat (PD) Kota Surabaya.

Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya, Ratih Retnowati menyatakan, partainya menargetkan memperoleh 12 kursi legislatif dalam Pileg mendatang. Ratih optimis target tersebut bisa tercapai.

“Dibandingkan 2014, elektabilitas partai kami sekarang jauh meningkat,” ujar Ratih Retnowati, optimis, Selasa (27/2/2018).

Ratih menyebutkan, untuk merealisasikan target yang telah dicanangkan, pengurus DPC PD telah memiliki sejumlah program. Salah satunya meningkatkan kualitas pengurus dengan berbagai pelatihan.

“Kita juga sudah membentuk pengurus ranting di tiap kelurahan,” imbuhnya.

Sementara untuk penjaringan calon anggota legislatif, Wakil Ketua DPRD Surabaya ini menegaskan memiliki aturan yang cukup ketat. Diantaranya, setiap Caleg yang ingin maju melalui PD harus menunjukkan bukti dukungan dengan membawah 300 KTP.

“Cara tersebut merupakan bagian untuk melihat kapabilitas calon anggota legislatif yang akan kita using,” jelasnya.

Ketua Bapilu DPC Partai Demokrat Surabaya, Herlina Harsono Njoto menyebutkan, pendaftaran Caleg dimulai 27 Februari sampai 20 Maret dengan masa verifikasi 21 Maret sampai 1 April.

Pendaftaran dibuka bukan hanya untuk kader saja. Tapi juga untuk masyarakat umum. “Untuk non kader disediakan kuota 20 persen,” kata Herlina.

Dalam pendaftaran bakal calon Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini memastikan sepenuhnya gratis. Termasuk tidak adanya syarat berupa membayar akad terlebih dahulu.

Sementara Sekretaris DPC Partai Demokrat Dedy Prasetyo menambahkan, bagi kader PD yang saat ini menjadi anggota DPRD Surabaya masih memiliki peluang untuk maju kembali. Mengingat belum ada yang menjabat selama tiga periode.

“Sebenarnya belum ada keputusan. Namun karena masih dua periode bahkan ada yang satu, saya rasa tidak masalah maju kembali,” pungkas Dedy. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *