Pasien RS Singaparna Medika Citrautama Bunuh Diri Lompat dari Lantai 2

oleh
Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama, Tasikmalaya.

GLOBALINDO.CO, TASIKMALAYA – Seorang pasien RS Singaparna Medika Citrautama, Tasikmalaya tewas bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 2. Pasien diketahui bernama DB (53), warga Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya.

Aksi DB dilakukan pada Minggu (1/7/2018) malam. Aksinya itu membuat korban menderita luka serius di bagian kepala sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di ruang IGD. Namun nyawa DB tidak tertolong dan meninggal, Senin (2/7/2018) pukul 04.00 WIB.

Direktur Utama RS SMC, Heru Suharto membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan informasi medis, sebelum melakukan aksi nekat, pasien dalam kondisi sadar.

“Hasil medis, kondisi pasien dalam keadaan sadar. Pasien dirawat di Ruang Mina dengan analisa medis asma bronklial PPOK atau asma atau paru-paru menahun,” ungkap Heru.

(Baca Juga: Tragis, Seorang Ibu di Jombang Ajak 3 Anaknya Bunuh Diri Tenggak Obat Nyamuk Cair)

Berdasar keterangan pihak keluarga, pasien sempat meminta izin untuk ke kemar mandi.

“Pasien meminta izin kepada keluarga untuk ke kemar mandi, tapi seketika pasien sudah berada di depan jendela dengan kaki lebih dahulu,” tambahnya.

Pihak rumah sakit akan melakukan pengamanan ekstra untuk menghindari hal serupa ke depannya. Di antaranya dengan pemasangan teralis besi di seluruh jendela.

Hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasien nekat loncat dari lantai dua ruang perawatan.

Sementara itu, Enung (35), salah satu keluarga pasien mengatakan, sebelum diketahui loncat, DB melalui jendela sempat mengeluhkan penyakitnya padanya. Tindakan nekat DB terjadi ketika pihak keluarga datang membesuk.

“Kami menerimanya sudah musibah. Sebelumnya saudara saya sering mengeluh dengan penyakitnya tak kunjung sembuh. Sekarang sudah dimakamkan tadi pagi,” pungkasnya.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *