Pasuruan Geger, Siswa SMK Tewas Saat Ngopi di Waroong Kopi Hore

oleh
Jasad siswa SMK yang ditemukan tewas saat asyik ngopi di Waroong Kopi Hore, Pasuruan.

GLOBALINDO.CO, PASURUAN – Warga Pasuruan dibuat geger oleh kejadian tewasnya seorang siswa SMK saat asyik ngopi di Waroong Kopi Hore Jalan Kyai H. Ahmad Dahlan, Pohjentrek.

Korban tewas diketahui bernama Firman Hidayat (16), siswa kelas 1 di salah satu SMK swasta di Kota Pasuruan. Korban jatuh dari kursi saat menikmati minuman kopi yang dicampur es. Setelah ambruk, pemuda asal Mancilan 05/04, Pohjentrek ini diketahui sudah meninggal dunia.

Kejadian ini membuat seluruh pengunjung kafe geger. Mereka ada yang panik. Ratusan warga sekitar pun langsung mengerubuti lokasi kejadian.

Menurut teman korban, Eki Firman Maulana (15), sebelum jatuh dan meninggal, tak ada gelagat aneh pada korban.

(Baca Juga: Drama Kopi Sianida, Jessica Menangis Bacakan Pledoi 4005 Halaman)

“Tadi (korban) datang ke sini duluan, langsung pesan minuman. Saat saya datang minumannya sudah mau habis. Saya lalu pesan minuman juga. Tak lama kemudian, dia jatuh dan meninggal,” kata Eki Firman Maulana, di lokasi kejadian, Rabu (12/7/2017).

Menurut Eki, ia sempat melihat korban kejang-kejang sebelum jatuh.
“Sempat kejang-kejang,” imbuhnya.

Peristiwa ini langsung dilaporkan ke polisi. Sejumlah petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah itu, jasad korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD dr R Soedarsono.

“Tak ada tanda bekas luka. Penyebab kematiannya masih kita dalami,” kata Kanit Pidana Umum Polres Pasuruan Kota, Ipda Hajir Sujalmo.

Ipda Hajir mengatakan pihaknya mengamankan barang bukti berupa tiga gelas minuman es cappucino milik korban dan kedua temannya. Selain itu, handphone korban juga diamankan. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan.

“Belum dipastikan penyebab kematiannya apakah karena serangan jantung atau karena minuman. Nanti kita dalami,” pungkas Hajir.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *