PDI-P Surabaya Targetkan 30 Kursi dalam Pileg 2019

oleh
Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana saat menyerahkan secara langsung pendaftaran Bacaleg ke KPU.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menargetkan perolehan 30 kursi pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 mendatang. Target tinggi ini dilatar belakangi oleh perolehan suara partai yang cukup banyak di kota pahlawan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan, ada 50 calon legislatif yang sudah mendaftar. Mereka sudah diplot kepada tiap-tiap daerah pemilihan (dapil) yang berjumlah 5 dapil.

Penyerahan berkas ini tergolong berbeda dari partai lainnya. Para kader dan pengurus melakukan konvoi mulai dari Kantor DPC PDI Perjuangan di Jalan Kapuas hingga kantor KPU di Jalan Adityawarman.

Setibanya di KPU, mereka diiringi oleh kelompok Hadrah. Selain itu, suasana bertambah meriah karena ratusan kader ikut mengantarkan calon legislatif untuk menyerahkan berkas.

“Untuk kuota perempuan sudah terpenuhi. Sementara untuk caleg petahana ada 12,” ujar Whisnu Sakti Buana saat ditemui di kantor KPU Surabaya, Selasa (17/7/2018).

Diketahui, jumlah anggota DPD Surabaya dari PDI Perjuangan berjumlah 15 orang. Dua diantara itu, yaitu Agustin Poliana dan Armuj maju sebagai anggota DPRD Jatim, satu lagi Agurah Ariyadi tidak maju karena mendapat tugas khusus dari partai.

Praktis ada 38 wajah baru yang mencoba peruntungan dari PDI Perjuangan. Mereka memiliki latar belakang yang berbeda. Ada pengusaha, Cak dan Ning Surabaya, kelompok start up, kalangan muda.

“Karena ini partai nasionalis, yang daftar ada yang Madura, Jawa, bahkan ada yang china,” terangnya.

Ketua Bappilu PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono optimis target 30 kursi bisa tercapai. Meskipun pada Pilgub Jatim calon yang diusung PDI Perjuangan kalah di Surabaya.

Adi Sutarwijono menjelaskan perolehan suara PDI Perjuangan pada pileg 2014 adalah 30 persen. Sementara pada Pilgub Jatim, perolehan Surabaya 49 persen. Artinya ada split 19 persen.

“Split ini menjadi acuan bahwa suara PDI Perjuangan sangat mungkin bertambah, karena itu target 30 kursi sangat realistis,” pungkas Awi, sapaannya. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *