Pedagang Pasar Sememi Mengadu ke Komisi C

No comment 269 views
Para pedagang Pasar Sememi saat wadul ke Komisi C DPRD Surabaya.

Para pedagang Pasar Sememi saat wadul ke Komisi C DPRD Surabaya.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Sejumlah pedagang yang biasa berjualan di Pasar Sememi tadi siang wadul ke Komisi C (pembangunan) DPRD Kota Surabaya.

Para pedagang mengeluhkan tarikan sebesar Rp 35 juta jika ingin menempati pasar baru yang dibangun Pemkot Surabaya. Pungutan itu ditarik oleh pengurus Pasar Sememi lama.

“Jadi stan di pasar sememi baru ini dijual belikan, padahal ini kan pasar Pemkot,” ujar Karmijan, Kamis (20/10/2016).

Karmijan menuturkan, modus yang digunakan pengurus adalah pemutihan stan. Meskipun pedagang lama, diwajibkan untuk membeli stan.

“Harga per stan bervariasi, ada yang dibanderol Rp 20, 25, hinga 35 juta,” tuturnya.

Menurutnya, yang mematok tarif jutaan rupiah adalah oknum yang berasal dari paguyuban pengelola pasar sememi lama.

“Bayarnya di kantor paguyuban pasar, oknum-oknum ini yang menjual stan pasar milik pemkot,” terangnya.

Menurut Karmijan, penarikan uang dari paguyuban pengelola pasar sememi lama sudah ada sejak dulu. Hanya saja, para pedagang tidak berani buka suara karena sering mendapatkan intimidasi.

“Waktu itu pedangan memilih diam,” cetusnya.

Karmijan menegaskan, paguyuban pengelola pasar sememi lama ini selalu mengancam pedagang jika tidak mematuhi permintaannya. Terbaru, jika pedagang lama tidak mau membeli stan, mereka terancam tidak akan bisa jualan lagi.

“Kalau tidak mau bayar katanya nanti pas relokasi pedagang tidak diberi stan,” pungkas Karmijan. (bmb/gbi)