Pemerintah Bangun Penjara Baru Super Ketat Bagi Teroris dan Penjahat Narkotika Senilai 1,3 T

nusakambanganGLOBALINDO.CO, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) bakal menambah satu lagi penjara (lembaga pemasyarakatan) baru berkategori maximum security (super ketat) di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

“Akan dibuat satu lagi Lapas maximum security untuk penghuni berisiko tinggi,” kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum HAM, Wayan Kusmiantha Dusak.

Penghuni berisiko tinggi yang dimaksud Dusak yakni terpidana kasus terorisme dan narkotika yang diharapkan ruang geraknya dibatasi di penjara berkeamanan super ketat tersebut.

Ia menjelaskan, pembangunan penjara baru tersebut akan dimulai tahun ini dengan anggaran tambahan dalam perubahan APBN 2016 yang total mencapai Rp 1,3 triliun.

“Ikut di perubahan. Tapi tidak bisa langsung jadi, pakai multiyears,” katanya.

Selain penjara baru, kata dia, Kemenkum HAM juga akan mengembangkan empat penjara di Nusakambangan untuk meningkatkan daya tampungnya yang juga dibiayai dari tambahan perubahan APBN 2016.

Menurut dia, penjara yang sebelumnya hanya berkapasitas sekitar 200 orang akan ditingkatkan menjadi seribu orang. “Tidak sekaligus, mungkin dua LP dulu,” tambahnya.(kcm/ziz)