Pemkot Alokasikan Rp 200 M Untuk Perbaiki Gedung Sekolah Selama 2019

oleh
Salah satu gedung sekolah di Surabaya yang masih dalam proses pembangunan.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, berencana menambah jumlah Satgas Fasilitas Pendidikan sebanyak 100 orang. Sebelumnya, jumlah satgas yang sudah ada sekitar 300 personil.

Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Iman Krestian menuturkan, Satgas ini khusus menangani kalau ada laporan gedung di fasilitas pendidikan.

“Misal plafon ambrol, genteng bocor, penambahan kelas, atau penanganan ringan lain bisa langsung Satgas Fasilitas Pendidikan turun,” kata Iman Krestian, Rabu (5/12/2018).

Iman menegaskan selain guru, siswa juga bisa melaporkan jika ada sekolah yang rusak atau yang kondisinya buruk. Bisa melalui telepon ke Pemkot atau yang lebih mudah ke layanan pengaduan 112.

Dikatakan Iman, untuk kondisi sekolah rusak di Surabaya sudah tidak banyak. Sebab di dua tahun belakangan sudah cukup banyak sekolah yang dilakukan rehabilitasi. Mulai perbaikan hingga penambahan kelas.

“Di tahun 2019 ada anggaran Rp 200 miliar untuk perbaikan fasilitas gedung. Di Satgas Fasilitas Pendidikan juga ada alokasi anggaran sendiri sebesar Rp 30 miliar,” kata Iman.

Fokus pembenahan fasilitas pendidikan yang lebih banyak adalah untuk menangani kelas yang sudah double seat dan tripel seat. Yaitu sekolahnya yang siswanya dalam kelas duduknya satu bangku diduduki dua hingga tiga siswa. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *