Pemkot Surabaya Gandeng Polrestabes Sosialisasikan 112

oleh
Beberapa Polwan saat memasang stiker 112 di salah satu rumah warga di kawasan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA -Pemerintah Kota Surabaya menggandeng Polrestabes Surabaya melakukan sosialisasi layanan tanggap darurat musibah dan bencana 112 di kawasan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Irvan Widyanto menjelaskan, sosialisasi Dengan cara turun lapangan ini diharapkan layanan 112 bisa selalu hadir di tengah-tengah warga.

“Nantinya, jika warga melihat ataupun mengalami berbagai kejadian darurat, bisa teringat dan lapor ke 112,” ujar Irvan, Rabu (14/6/2017).

Menurut Irvan, pemerintah kota telah menggunakan berbagai kanal untuk sosialisasi 112. Mulai dari kanal media sosial di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hingga memasang stiker di mobil dinas milik Pemkot Surabaya.

“Tidak hanya mobil dinas, mobil milik warga yang melintas juga kita tempelkan stiker ini. Kini saatnya turun langsung dan bertatap muka dengan warga,” jelasnya.

Irvan menambahkan, sosialisasi layanan tanggap darurat musibah dan bencana 112 akan terus dilakukan hingga menjangkau RT/RW di seluruh Surabaya. Dengan cara ini warga diharapkan dapat terus teringat dengan layanan 112.

“Apalagi nomornya hanya tiga (3) digit, diharapkan warga ingat terus jika terjadi kejadian darurat,” tegas Irvan.

Sam (48) warga Putat Jaya 3 A merasa turut teredukasi dengan adanya sosialisasi “blusukan” ke kampung-kampung. Sam yang terus menghafal nomor 112 bersama anggota Satpol PP ini akan memanfaatkan layanan tanggap darurat jika menemukan kejadian di jalanan.

“Saya sering lihat orang kecelakaan di jalan, tapi tak tahu harus menghubungi siapa,” imbuh Sam.

Senada dengan Sam, Samudro (56) warga putat jaya 2 A juga adalah salah satu warga yang merasa dimudahkan dengan adanya layanan ini. Menurutnya, tiga digit 112 ini adalah angka yang mudah diingat.

“Kadang itu ada kejadian darurat, saya harus cari polisi terdekat. Nanti akan saya coba 112 ini, apala lagi layanan ini bebas pulsa,” imbuh Samudro. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *