Pemkot Surabaya Lakukan Monitoring dan Sweeping

oleh
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat menerima kunjungan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhajir Effendy.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, bersama tiga pilar Polsek dan Koramil menggelar monitoring dan sweeping penduduk. Terutama warga yang tinggal di Rusun Tanah Merah, Rusun Randu dan Rusun Tambak Wedi.

Ditemui usai menerima Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Mujahid Effendy, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan monitoring yang dilakukan merupakan upaya prefentiv.

“Tidak hanya rusun. Di Jalan dan kampung kampung juga dilakukan,” ujar Tri Rismaharini, Senin (14/5/2018).

Terpisah, Ketua RT 13 RW 04 kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Moh Rokib membenarkan adanya monitoring dan sweeping itu. Tujuanya, untuk mengantisipasi teroris serta mendata warga yang belum jadi warga sini.

“Untuk warga yang bukan penghuni rusun, diminta agar segera pindah,” ujar Moh Rokib.

Rokib meenyebutkan, monitoring dan sweeping diikuti oleh 45 orang. Mereka dibagi ke dalam dua kelompok.

“Satu di Tanah Merah 1, sebagian di Tanah Merah 2,” jelasnya.

Ditanya berapa warga yang ditinggal di Rusun Tanah Merah 1 dan 2 Rokib mengungkapkan ada 392 kepala keluarga (KK). (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *