Pengusaha Cabul Kediri, Sony Sandra Hanya Divonis 9 Tahun Penjara

sidang pengusaha cabulGLOBALINDO.CO, KEDIRI – Pengusaha cabul asal Kediri, Sony Candra yang telah mencabuli puluhan anak di bawah umur hanya divonis 9 tahun penjara dan denda Rp 250 juta, subsider empat bulan penjara.

Vonis dijatuhkan majelis hakim yang dipimpin Purnomo Amin dan anggota satu Rahmawati serta anggota dua Saru Swastika Rini setelah melalui persidangan sekira lima jam.

Putusan perkara Direktur PT Triple ini jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut penjara 13 tahun dan denda Rp 250 juta.

Dalam bacaan putusan tersebut, pengusaha ini secara sah dan terbukti melakukan bujuk rayu terhadap para korban dengan imbalan sejumlah uang untuk kemudian disetubuhi layaknya suami istri.

Dalam persidangan tersebut disebutkan terdakwa tidak hanya bersetubuh satu pasangan saja, namun juga mengajak para korban untuk bersetubuh secara bersamaan dalam satu kamar.

Sehabis meniduri korbannya, terdakwa memberi uang sebesar Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu. Dalam mencari mangsa barunya, terdakwa memanfaatkan korban sebelumnya untuk mengajak teman-temannya yang masih duduk di bangku SD dan SMP.

Terdakwa dianggap bersalah dan secara sah melanggar Pasal 81 Ayat 2 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, junto Pasal 65 Ayat 1 KUHP. Dari hasil persidangan, hal yang meringankan terdakwa adalah SS dianggap sudah tua dan sering berbuat baik di masyarakat.

Dalam pembelaannya, terdakwa mengatakan bahwa kasus ini merupakan rekayasa oleh pihak-pihak terntu. Namun dianggap oleh majelis hakim tidak terbukti dan tak mendasar.

Teguh Warjianto, selaku Kasi Pidum Kejaksaan Kota Kediri mengaku pikir-pikir untuk menanggapi hasil putusan ini. Sedangkan penasihat hukum terdakwa, Sudirman Sidabuke mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya pada kliennya terhadap putusan pengadilan Kota Kediri.(ozc/ziz)