Penipuan Bos PT Guna Kaya Pembangunan Divonis Bebas

oleh
Terdakwa Salim Himawan Syahputra (kiri) divonis bebsa dalam kasus penipuan dan penggelapan terkait utang piutang.

 

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Terdakwa kasus penipuan dan penggelapan, Salim Himawan Syahputra, bebas dari segala tuduhan. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan hukuman bebas kepada Salim karena tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bos PT Guna Karya Pembangunan itu bersalah.

Ketua Majelis, Dedy Fardiman dalam amar putusanya menyatakan, perkara utang piutang antara Salim Himawan dan Leny Anggraeni termasuk ranah perdata.

Kuasa Hukum Terdakwa, M Bonar menyambut gembira putusan majelis hakim ini. Ia mengatakan kliennya memang layak dibebaskan lantaran tidak ada bukti yang menguatkan dakwaan jaksa.

Pihaknya sependapat dengan majelis hakim bahwa perkara kliennya adalah perdata, bukan pidana.

“Ini kan sebenarnya murni perkara perdata, dan tidak ada unsur pidananya” Ujar kuasa hukum terdakwa, M Bonar di PN Surabaya, Kamis (8/2).

Perlu diketahui, Perkara dugaan penipuan dan penggelapan sebenarnya adalah perkara yang di paksakan masuk kerana hukum pidana. Saksi pelapor, Leny Anggraini dinilai membuat cerita fiktif yang seo-lah olah bahwa saksi Elizabet (assisten) menjadi korban penipuan dan penggelapan sesuai pasal 378 dan pasal 372 KUHP.

Pada bulan 2006 terdakwa pinjam duit kepada saksi pelapor, Leny Anggreini sebesar Rp 500 juta dan sudah dikembalikan kepada Leny Rp 300 juta. (Baca: Kasus Penipuan Kontraktor Tol Solo-Kertosono, Saksi Sebut Pelapor Bukan Pemberi Utang). (ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *