Penipuan Jamaah Haji, Pengusaha Taksi Raup 5,8 M

hajiiGLOBALINDO.CO, JAKARTA – Aksi penipuan terhadap jamaah haji kembali terungkap. Seorang pengusaha taksi di Jakarta berhasil menipu 437 jamaah haji dan meraup uang lebih dari Rp 5,8 miliar.

Kasus penipuan jamaah haji ini berhasil diungkap jajaran Polda Metro Jaya.

“Ternyata jamaah tidak diberangkatkan sesuai waktu yang ditentukan,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti, Jumat (20/5/2016).

Kasus ini ditangani Unit IV Subditkamneg dibawah pimpinan AKP Armayni. Polisi menetapkan H. Asri Santu dan H. Yasin Santu sebagai tersangka dan 30 unit taksi PT. Lasantu Sentosa disita.

“Tersangka dalam perkara penipuan dan atau penggelapan dana jamaah umrah yang terjadi sejak 17 November 2015 di travel PT. Lasantu Ruko Oleo Blok C 5 Jl Raya Pagelarang Setu, Cipayung, Jakarta Timur,” ujar AKP Armayni.

Armayni menjelaskan modus penipuannya, dua tersangka sengaja membuka travel pemberangkatan umrah PT. Lasantu. Setiap jemaah membayar Rp. 13.500.000 – 14.500.000 untuk pemberangkatan Desember 2015. Totalnya 437 jemaah dengan jumlah Rp. 5. 899.500.000.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka diketahui bahwa dana jamaah yang masuk ke tersangka dipergunakan oleh tersangka untuk membuka usaha pengelolaan taxi bernama Lasantu. Serta pembelian beberapa unit mobil yang dipergunakan oleh masing-masing tersangka yang saat ini sudah dilakukan penyitaan oleh penyidik,” ungkapnya.

Terhadap dua tersangka dikenakan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).(dtc/ziz)