Penyelundup Bawang Merah Asal Malaysia Digerebek di Peraian Riau, Pelaku Terjun ke Laut

penyelundupan-bawang-merahGLOBALINDO.CO, RIAU – Perang terhadap penyelundupan bahan pangan terus dilakukan pemerintah. Kali ini, Ditpolair Baharkam Polri menggerebek penyelundup bawang merah asal Malaysia di Pulau Rupat, Riau. Dua rekan pelaku kabur dengan terjun ke laut.

Dirpolair Baharkam Polri, Brigjen M. Chairul Noor mengatakan, penggerebekan bermula saat polisi berpatroli dengan perahu karet Bittern-3016, Jumat (14/10/2016) sekira pukul 23.00 WIB. Polisi yang mendeteksi adanya penyelundup kemudian mengejar kapal tanpa menyalakan lampu berbendera Indonesia.

“Kapal berusaha lari dari pengejaran, selanjutnya diberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali dan akhirnya kapal tersebut berhenti,” kata Chairul, Selasa (18/10/2016).

Namun nakhoda atas nama Zakaria beserta dua anak buah kapal yaitu Zamri dan Zibar kabur dengan terjun ke laut dan berusaha melarikan diri menuju darat. Zamri kemudian berhasil diamankan sedangkan dua rekannya masih dalam pengejaran.

Berdasar hasil pemeriksaan diketahui, kapal bermuatan 500 karung atau sekira 4,5 ton bawang merah tanpa dokumen sah atau ilegal. Bawang merah itu diselundupkan dari Kuala Tinggi Malaysia menuju Pulau Rupat, Riau.

“Berdasarkan bukti permulaan yang cukup diduga melakukan pelanggaran dan tindak pidana sesuai Pasal 31 ayat (1) jo pasal 5 jo pasal 16 ayat 1 huruf a UU RI No. 16 Tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan,” ujar Choirul.

Selanjutnya, tambah Choirul, satu pelaku berserta kapal dan barang bukti bawang merah sekira 4,5 ton diserahkan ke Sub Dit Gakkum Direktorat Polair Polda Riau untuk proses lebih lanjut.(dtc/ziz)