Perda OPD Disahkan, Pemkot Segera Lakukan Restrukturisasi Organisasi

Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana saat menandatangani draf pengesahan Perda OPD.

Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana saat menandatangani draf pengesahan Perda OPD.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pasca disahkannya Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wacana perampingan struktur organisasi dan mutasi pegawai di lingkungan Pemerintah kota mulai mengemuka.

Ditemui usai rapat Paripurna, Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana (WS) membenarkan kabar itu. Menurut dia, perampingan yang dilakukan menindaklanjuti amanat UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Restrukturisasi yang terjadi sifatnya hanya penyesuaian. Kalau ada penambahan juga tak terlalu besar,” ujar Whisnu Sakti Buana, Rabu (26/10/2016).

Whisnu menuturkan, salah satu dampak dari perampingan adalah beban beberapa dinas akan semakin berat. Di sisi lain, dampak restrukturisasi organisasi juga akan terjadi mutasi pegawai.

“Saya pastikan tidak ada pemecatan. Kita hanya menempatkan personil sesuai posisi yang tepat,” terangnya.

Oleh karena itu, sebelum mutasi akan nada evaluasi menyeluruh soal penataan pegawai. Apalagi,untuk penempatan kepala dinas dan camat harus melalui mekanisme pemilihan terbuka.

“Sekarang Kepala dinas atau camat harus melalui pemilihan terbuka,” ungkap mantan Wakil Ketua DPRD ini.

Menanggapi perampingan Asisten Sekota sebelumnya sempat menjadi tiga, Whisnu Sakti menyebutkan, pejabat yang tak menjabat asisten akan ditempatkan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau menjadi tenaga ahli.

“Perampingan dan mutasi masih menunggu Perwali. Pemkot akan segera membuat perwalinya guna percepatan penyegaran di lingkungan pemerintah kota,” pungkas WS. (bmb/gbi)