Perekaman e-KTP di Surabaya Ditargetkan Selesai Tahun Ini

oleh
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Suharto Wardoyo.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Perekaman KTP elektronik atau e-KTP di Surabaya hingga saat ini masih berlangsung. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo menargetkan proses perekaman e-KTP selesai tahun 2018.

Suharto Wardoyo menyebutkan, e-KTP di Surabaya sudah mencapai 97 persen atau sekitar 2,1 juta jiwa. Sesuai data Kemendagri, warga Kota Surabaya yang belum melakukan perekaman sekitar 50 ribu orang.

“Kita optimis target itu tercapai,” ujar Suharto Wardoyo, Kamis (8/2/2018).

Menurut dia, berbagai upaya telah dilakukan Dispendukcapil untuk menyelesaikan perekaman e-KTP. Mengingat perekamanan e-KTP yang bisa digunakan untuk syarat pencoblosan dalam pemilihan gubernur Jatim 2018 nanti.

“Kalau belum tercetak ditunjukkan buktinya surat keterangan pengganti KTP elektronik,” paparnya.

Mantan Kabag Hukum ini mengungkapkan, pada 2018 ini Dispendukcapil Kota Surabaya telah mendapatkan jatah sekitar 20 ribu blangko e-KTP. Blangko yang datang minggu lalu tersebut akan digunakan secara maksimal bagi perekaman warga Surabaya. “Untuk itu persediaan blanko KTP Elektronik sangat siap,” ujarnya.

Hingga saat ini menurutnya, warga yang sudah melakukan perekaman, namun e-KTP nya belum tercetak atau Print ready Record sekitar 82 ribu. Dari sejumlah blanko yang ada, nantinya diprioritaskan untuk warga yang sudah melakukan perekaman.

“Ini karena alat cetak KTP elektronik terbatas,” imbuh Anang, sapaannya.

Anang mengungkapkan, jumlah alat cetak E-KTP yang ada di Kota Surabaya sebanyak 20 unit. Dari jumlah itu, empat alat cetak rusak. Alat cetak yang masih berfungsi berada di 14 kecamatan dan dua di kantor Dispendukcapil.

“Nanti kita perbaiki alat cetak yang rusak itu,” katanya.

Untuk menuntaskan target, Dispendukcapil menerapkan metode jemput bola. Diantaranya dilakukan di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos). Targetnya pada pelaksanaan pemilihan legislative (pileg) 2019 nanti semua warga Surabaya yang terdata sudah memiliki e-KTP.

“Sinkronisasi data dengan Kementrian Dalam Negeri juga akan dilakukan agar tidak ada warga Surabaya yang tidak memiliki e-KTP,” pungkas Anang. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *