Perjuangkan Nasib, Sopir Angkutan Pedesaan di Semarang Demo

oleh
Para sopir angkutan pedesaan di Semarang yang demo.

GLOBALINDO.CO, SEMARANG – Para sopir angkutan pedesaan (Prona/Angkudes) jurusan Ungaran-Ambarawa menggelar aksi demonstrasi memperjuangkan nasib. Mereka tampak berkumpul di Terminal Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (27/4/2018).

Aksi demonstrasi ini dilakukan para sopir angkutan pedesaan untuk menentang beroperasinya angkutan berpelat hitam.

Salah satu sopir angkutan pedesaan, Lilik Mujiono (60) mengatakan, demo yang dilakukan para sopir ini sebagai bentuk protes beroperasi plat hitam di pedesaan.

(Baca Juga: Sopir Angkutan Konvensional di Madiun Demo Tolak Angkutan Online)

“Plat hitam mengangkut penumpang dari pedesaan semestinya sampai jalan raya saja. Tapi praktiknya mereka membawa penumpang sampai lokasi pabrik,” kata Lilik.

Saat ini, sejumlah perwakilan dari paguyuban angkutan pedesaan telah bertemu pihak-pihak terkait untuk dialog.

Keluhan serupa disampaikan pengemudi lainnya, Undarto. Jumlah awak angkutan pedesaan jurusan Ungaran-Ambarawa sekitar 148.

“Kami menuntut keberadaan pelat hitam yang beroperasi membawa penumpang,” katanya.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *