Persela Curi Poin di Kandang Bhayangkara FC

oleh
Selebrasi yang dilakukan Diego Assis setelah mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC yang dikawal Awan Setho.

GLOBALINDO.CO, SIDOARJO – Bhayangkara FC harus rela berbagi poin saat menjamu Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 1. Bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (23/4/2018) kedua tim bermain imbang 1-1.

Bhayangkara FC yang membutuhkan kemenangan setelah di tiga laga sebelumnya bermain imbang, langsung menggebrak sejak awal babak pertama. Sedangkan Persela memilih menunggu untuk melakukan serangan balik.

Permainan agresif Bhayangkara FC ini membuat lini belakang Persela harus bekerja keras untuk menjauhkan bola dari pertahanan mereka. Pertahanan rapat Persela menyulitkan barisan penyerang Bhayangkara FC mendapatkan ruang tembak.

Terus menekan, kubu tuan rumah akhirnya bersorak kegirangan pada menit ke-27. Menerima bola panjang dari lini pertahanan, Herman Dzumafo memberikan umpan pendek kepada Paulo Sergio yang langsung melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti untuk menaklukkan kiper M Ridwan.

Gol ini melecut motivasi pemain Bhayangkara FC. Peluang didapat anak asuh Simon McMenemy pada menit ke-33. Melalui serangan balik cepat, Sergio memberikan umpan kepada Dzumafo, tapi lari pemain naturalisasi ini terlalu lamban, sehingga bola dapat diamankan kiper.

Persela Lamongan yang terus ditekan nampak kesulitan keluar. Beberapa kali serangan yang mereka bangun justru gagal akibatnya buruknya koordinasi antar pemain Laskar Joko Tingkir.

Sebaliknya, kans untuk menggandakan keunggulan kembali didapat Bhayangkara FC selang empat menit kemudian, namun tendangan bebas Nikola Komazec ditepis Ridwan, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok. Skor 1-0 untuk keunggulan Bhayangkara FC bertahan hingga babak pertama usai.

Kembali dari ruang ganti. Persela Lamongan giliran yang tampil menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Sejumlah peluang berhasil didapat oleh Wallace Costa dkk.

Upaya Persela untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil pada menit ke-64. Sepakan Loris Arnaud mampu diblok penjaga gawang Awan Setho Raharjo, tapi bola muntah mengarah ke Diego Assis yang tidak membuang kesempatan menjebol gawang Bhayangkara FC.

Merasa kecolongan, Bhayangkara FC merespons permainan agresif Persela. Kans didapat Vendry Mofu beberapa detik setelah menginjakkan kaki di lapangan di menit ke-68, tapi melebar dari sasaran.

Pertarungan antara Bhayangkara FC dan Persela makin sengit dengan memperlihatkan permainan terbuka. Serangan silih berganti dilakukan kedua tim, tapi papan skor tetap menunjukkan angka 1-1 hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

Dengan hasil ini, posisi kedua tim dua tangga lebih baik di klasemen sementara. Bhayangkara FC naik ke peringkat 11 dengan koleksi poin enam, sedangkan Persela yang mengumpulkan angka sama satu tingkat lebih baik. (gol/gbi)

Susunan pemain:

Bhayangkara FC: Awan Setho Raharjo; Vladimir Vujovic, I Putu Gede Juni Antara, Lee Yujun, Paulo Sergio, Muhamad Hargianto (Dendy 85′), Jajang Mulyana, Alsan Putra Sanda, Wahyu Subo Seto (Ichsan 77′), Herman Dzumafo, Nikola Komazec (Mofu 68′).

Persela: M Ridwan; Wallace Costa Alves, Samsul Arifin (Gusti 51′), Eky Taufik, Arif Satria, Diego Assis, Syahroni, Guntur Triaji (Sugeng 80′), Ahmad Basith, Saddil Ramdani (Fahmi 69′), Loris Arnaud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *