Pesawat Militer Rusia Jatuh di Suriah, 39 Tewas

oleh
Puing-puing pesawat militer Rusia yang jatuh di Suriah.

GLOBALINDO.CO, SURIAH – Pesawat pengangkut pasukan militer Rusia jatuh dan meledak sesaat sebelum mendarat di pangkalan udara Khmeimim di Suriah. Sedikitnya 39 orang tewas dalam insiden ini yang terdiri dari 6 kru pesawat beserta 33 penumpang.

Kementerian Pertahanan Rusia seperti dilansir Russia Today, Rabu (7/3/2018), menyebut, di antara 27 pejabat militer, salah satunya berpangkat mayor jenderal. Komandan pesawat merupakan pilot kelas 1, yang telah memiliki pengalaman 3.000 jam terbang di kelas pesawat tersebut.

Mengacu pada informasi awal, Kementerian Pertahanan Rusia menduga kecelakaan itu akibat kerusakan teknis.

“Sekitar pukul 15.00 waktu Moskow (12.00 GMT), sebuah pesawat An-26 jatuh ketika akan mendarat di pangkalan udara Kheimim,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan tersebut.

(Baca Juga: Pemberontak Suriah Tembak Jatuh Pesawat Sukhoi Rusia Pakai MANPADS, Apa Reaksi Amerika?)

“Seluruh penumpang pesawat tewas,” imbuhnya.

Pesawat tersebut jatuh sekitar 500 meter dari landasan pacu. Militer Rusia mengatakan pesawat itu tidak terbakar sebelum terjadinya insiden tersebut. Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyampaikan dukacita kepada para keluarga korban kecelakaan pesawat tersebut.

Pesawat Antonov An-26,juga dikenal NATO sebagai Curl, merupakan pesawat bermesin turboprop ganda yang didesain sebagai pesawat pengangkut taktis yang multifungsi. Pesawat itu dikembangkan Uni Soviet pada era 1960-an.

Hingga kini sekitar 450 pesawat masih digunakan, yang sebagian besar digunakan oleh pasukan militer Rusia.

Rusia telah mengalami sejumlah insiden kecelakaan pesawat saat operasi anti-terorisme di Suriah, termasuk pesawat non-tempur.

Pada malam Natal tahun lalu, sebuah helikopter Mi-24 jatuh usai mengalami kegagalan mesin di dekat lapangan terbang militer Hamas Suriah. Seluruh penumpang dilaporkan tewas.

Insiden kecelakaan pesawat non-tempur yang paling disorot adalah saat kampanye Rusia di Suriah pada Desember 2016. Saat itu, sebuah pesawat tipe Tu-154 yang mengangkut anggota koor militer terkenal dunia, Ansembel Alexandrov jatuh setelah lepas landas dari Sochi menuju Suriah.

Kelompok koor resmi pasukan Rusia bersenjata itu rencananya akan tampil di pangkalan udara Latakia. Nahas, insiden itu menewaskan 92 awak pesawat, yang terdiri dari 84 penumpang dan 8 kru pesawat.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *