Pilih Menyewa, KPU DKI Kembalikan 25 Komputer dan Laptop Bantuan Pemprov

Ilustrasi petugas di KPU mengoperasikan komputer.

Ilustrasi petugas di KPU mengoperasikan komputer.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum DKI lebih memilih menyewa komputer dan laptop untuk menyokong operasional kantor daripada menggunakan komputer bantuan dari pemerintah provinsi. KPU pun mengembalika 25 Komputer dan 21 laptop pemberian Pemprov DKI.

Ketua KPU DKI Sumarno mengatakan, KPU DKI baik provinsi maupun kabupaten/kota sementara ini  akan menggunakan perangkat yang ada. Apabila dianggap kurang, lembaga penyelenggara pemilu ini akan menyewa komputer.

“Sementara, untuk kekurangan komputer dan laptop, mereka akan menyewa dari pihak ketiga,” kata Sumarno, kepada wartawan, di Kantor KPU DKI, Jakarta, Jumat (21/10).

Sumarno menegaskan komputer yang disewa dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini untuk mencegah anggapan negatif mengenai independensi.

“Kami akan mengundang ahli IT independen untuk memeriksa dan mengaudit komputer sewaan tersebut,” ujarnya.

Ia menyatakan, hal tersebut dilakukan untuk memastikan kepada masyarakat, KPU tetap netral, independen dan imparsial. Komputer itu pun nantinya dibagikan ke KPU seluruh wilayah DKI dan kepulauan seribu.

KPU berharap, seluruh peserta dan masyarakat DKI Jakarta, percaya pada komitmen dan upaya KPU untuk mewujudkan Pilkada DKI jujur, adil, transparan, dan akuntabel. Serta tidak mudah terpancing oleh isu yang sengaja dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. (rp/gbi)