PKS Kritik Jokowi Terkait Hari Libur Nasional 1 Juni

hidayat nur wahid pksGLOBALINDO.CO, JAKARTA – Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penetapan 1 Juni sebagai hari libur nasional mendapat kritikan dari polisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid. Menurutnya, tidak tepat menjadikan 1 Juni sebagai hari libur nasional karena alasan untuk menghormati Bung Karno.

“Semestinya dalam rangka menghormati Bung Karno yang berpidato pada tanggal 1 Juni 1945, maka mestinya hari itu bukan hari libur, karena bahkan waktu itu Bung Karno enggak libur,” kata Hidayat Nur Wahid.

“Bung Karno hari itu justru sedang menghadiri hari terakhir sidang persiapan Badan Penyidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan menyampaikan orasinya yg demikian amat sangat menggelegar,” lanjut dia.

Wakil Ketua MPR RI ini lebih setuju jika pemerintah mewajibkan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila setiap tanggal 1 Juni.

Kegiatan yang dimaksud, antara lain diskusi buku Bung Karno atau Pancasila dan lomba pidato atau menghapal UUD 1945.

“Atau apa sajalah yang betul-betul menandakan bahwa kita ingin melanjutkan tradisi yang telah dibangun oleh Bung Karno,” kata Hidayat.

Hidayat menambahkan, kebijakan pemerintah ini memang menyenangkan bagi sebagian orang, terutama mereka yang membutuhkan libur.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa situasi saat ini tengah mengalami darurat dalam berbagai bidang.

“Pertumbuhan ekonomi yang tidak membaik, target pembangunan tidak terrealisasi, oleh sebab itu mestinya yang dibutuhkan adalah dorongan untuk semakin bekerja keras. Itulah yang dicontohkan Bung Karno,” ujar Hidayat.

“Tapi kalau kemudian libur lagi, libur lagi, lah kapan kerjanya?” lanjut dia.(kcm/ziz)