Polisi Amankan 18 Pengemudi Gojek Anarkhis di Tangerang

Ditahan: Belasan pengemudi Go-Jek ditahan Polres Tangerang lantaran melakukan tindakan anarkhis merusak mobil saat asiki sweeping angkutan online, kemarin.

GLOBALINDO.CO, TANGERANG – Jajaran Polres Metro Tangerang mengamankan 18 pengemudi ojek online (Go-Jek) Kamis (9/3) pagi di wilayah Kota Tangerang. Mereka yang diduga sebagai provokator dan pelaku anarkhis merusak mobil angkutan dan taksi online saat melakukan sweeping, Rabu (8/3) kemarin .

Ke-18 orang itu digiring masuk ke ruang tahanan Polres Metro Tangerang. Dari tangan mereka, polisi mengamankan senjata tajam dan sejumlah unit kendaraan yang digunakan untuk berkeliling.

“Sesuai dengan kesepakatan semalam yang disepakati oleh pihak sopir angkot maupun ojek online, bahwa setelah kejadian kemarin mereka sepakat tidak melakukan aksi serang kedua belah pihak. Tapi tadi siang, kami dapat info sekelompok orang ini berkeliling bawa senjata tajam,” kata Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan di Mapolres Metro Tangerang, petang tadi petang.

Harry menjelaskan, 18 orang yang diamankan itu awalnya menaiki sebuah mobil angkot dan beberapa sepeda motor melakukan konvoi dari wilayah Polres Tangerang Selatan. Kemudian menuju arah Kota Tangerang yang berada di bawah naungan Polres Metro Tangerang.

Saat berkonvoi, para driver ojek online ini merusak sebuah mobil di kawasan Karawaci hingga seluruh kacanya pecah. (Baca: Puluhan Pengemudi Gojek Sweeping Angkot Online).

“Dengan dibantu warga dan pihak terkait, kami dapat mengamankan 18 orang yang diduga melakukan aksi perusakan tersebut. Kami amankan dengan beberapa barang bukti senjata tajam empat buah. Kami akan dalami peran dan tujuan mereka,” tutur Harry.

Hampai malam ini, polisi masih berpatroli ke sejumlah titik untuk memastikan tidak ada lagi orang tak bertanggung jawab yang memicu keributan. (dt/gbi)

Tags: