Polisi Sudah Tahu Bomber Tiga Gereja Akan Ledakkan Bom, Tapi Terhalang UU Antitrorisme

oleh
Foto pelaku bom bunuh diri sekeluarga di tiga gereja di Surabaya, Dita Oerpriarto bersama istri dan empat anaknya.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Mabes Polri ternyata sudah mengendus pergerakan, Dita Oerpriarto sekeluarga, sebelum melakukan aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5). Tetapi polisi tidak bisa menindak hanya, meski sudah mencurigai Dita akan menjalankan aksi terornya sepulang dari Suriah karena tidak punya wewenang melakukan penindakan pencegahan sesuai UU Antiterorisme

“Sebenarnya sudah tahu kita kalau Dita baru pulang dari Suriah dan akan lakukan aksi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/5).

Polisi tidak bisa melakukan penindakan hanya berdasar asumsi dan kecurigaan sebagaimana diatur dalam UU Antiterorisme. Dalam UU tersebut, ada pasal yang menyebutkan bahwa Polri tidak dapat bertindak bila tak ada pergerakan pelaku akan meledakkan bom.

“Kita ini terbatas, kita hanya bisa cium baunya saja karena terhalang oleh UU yang mengatakan sebelum dia bergerak kita enggak boleh ada upaya paksa,” ucap Setyo.

Karena itu Setyo berharap revisi UU Antiterorisme segera disahkan DPR. Hal itu guna mencegah aksi teror yang serupa kembali terjadi di Indonesia.

“Jadi kita harapkan UU bersifat lebih responsif dan pro aktif. Artinya, kita juga bisa melakukan penindakan langsung jika kita punya bukti kuat, seperti dia baru pulang dari Suriah ikut combat disertai foto dan video atau keterangan saksi yang bisa dikenakan dengan tindak pidana terorisme,” jelas Setyo.

Setyo yakin sebelum tanggal 30 Juni revisi UU Antiterorisme akan segera disahkan. Sebab sejumlah pihak sudah satu pemikiran dengan Polri untuk menumpas aksi teror.

“Kemarin malam saya sudah ketemu beberapa tokoh, salah satunya Asrul Sani (Anggota Komisi III DPR). Jadi semua sudah satu frame dan kita harap sebelum tanggal 30 sudah selesai,” pungkas Setyo. (cni/adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *