Polrestabes Surabaya Kembali Ungkap Prostitusi Online

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Bayu

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Bayu Indra Wiguna menunjukkan barang bukti uang hasil transaksi yang dilakukan tersangka MSA.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, berhasil mengungkap kasus perdagangan perempuan atau prostitusi melalui media sosial, Sabtu (15/10).

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Bayu Indra Wiguna mengungkapkan, petugas berhasil menangkap seorang mucikari MSA alias JHN (30) asal Wonocolo di salah satu hotel di Surabaya.

“Mucikari MSA ditangkap dengan dua orang korbannya. Keduanya adalah Endang (26) warga Surabaya, dan Lisna (22) berasal dari Gresik,” terang Bayu Indra Wiguna, Senin (17/10/2016).

Bayu menjelaskan, tamu kenal dengan tersangka melalui media sosial Facebook. Selanjutnya tersangka menawarkan kedua korban kepada tamu tersebut.

Untuk Endang dikenai tarif Rp. 1,5 juta dan Lisna Rp, 2,5 juta. Dari Endang, tersangka mengambil keuntungan sebesar Rp. 200 ribu. untuk Lisna, tersangka mengambil keuntungan sebesar Rp. 1 juta.

“Barang bukti yang kita amankan berupa satu bush Hp merk Nokia. Dan satu lembar bukti transfer an MSA,” ujar Bayu di hadapan awak media.

Sementara itu, tersangka MSA mengakui bila dirinya telah membantu memasarkan Endang dan Lisna ke pria hidung belang melalui grup akun Facebook.

Tersangka juga bercerita, baru sekali menawarkan korban. Selama ini ia mengaku bekerja sebagai wiraswasta.

“Ini baru pertama kali saya melakukannya,” ujar MSA.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka MSA alias JHN akan dipersangkakan memperdagangkan orang sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 UU RI no.21 tahun 2007 tentang PTPPO dengan ancaman pidana penjara tiga tahun dan paling lama lima belas tahun.

Serta pasal 296 KUHP atau 506 KUHP tentang mempermudah untuk dilakukannya perbuatan cabul atau mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan,dengan ancaman pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. (bmb/gbi)