Praperadilan, Irman Gusman Kalah Lawan KPK

No comment 221 views
Mantan Ketua DPD RI, Irman Gusman segera disidang dalam kasus suap impor gula di Perum Bulog.

Mantan Ketua DPD RI, Irman Gusman segera disidang dalam kasus suap impor gula di Perum Bulog.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Irman Gusman akhirnya kalah melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses praperadilan. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) memvonis gugur gugatan praperadilan mantan Ketua DPD RI ini. Sebab, perkara yang dimaksud sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jakarta untuk segera diadilli.

“Menyatakan permohonan praperadilan pemohon gugur dengan segala akibat hukumnya,” kata hakim tunggal I Wayan Karna dalam sidang terbuka untuk umum di PN Jaksel, Jalam Ampera Raya, Jakarta, Rabu (2/11/2016).

Seperti diketahui, Irman Gusman ditangkap KPK dalam OTT pada September 2016 lalu usai menerima uang suap dari Sutanto. Uang itu disebut sebagai pelicin untuk melobi aparat agar dirinya lolos dari jerat kasus yang tengah membelitnya. Kasus yang dimaksud yaitu kasus impor gula untuk kawasan Sumatera Barat.

Tapi Irman tak terima dengan penangkapan itu dan menggugat KPK lewat praperadilan. Apa daya, gugatan itu kandas.

“Berkas sudah masuk ke Pengadilan Tipikor dan sudah diberikan nomor perkara,” ucap I Wayan Karna.

Berkas yang dimaksud yaitu perkara nomor 112/Pid.Sus-TPK/2016/PN Pn.Jkt.Pst. KPK menjerat Irman dengan pasal 12 huruf b UU Tipikor dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup. Pasal 12 huruf b UU Tipikor yang berbunyi:

Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah, padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah tersebut diberikan sebagai akibat atau disebabkan karena telah melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya.(dtc/ziz)