Presenter Kompas TV Tegaskan Koordinator ICW Tak Pernah Sebut Nama, Dirdik KPK Merasa Dicemarkan

Pimred Kompas TV Rosiana Silalahi dan presenternya, Aiman Witjaksono memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (11/10) terkait dugaan kasus pencemaran nama baik terhadap Dirdik KPK Brigjen Pol Aris Budiman.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Pemimpin Redaksi Kompas TV, Rosiana SIlalahi dan presenter Aiman Witjaksono diperiksa Polda Metro Jaya terkait laporan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi, Brigjen Pol Aries Budiman yang merasa nama bainya dicemarkan. Brigjen meDua jurnalis televisi itu di dalam wawancara eksklusif dengan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz.

Kepada awak media, Aiman yang memandu acara tersebut menyatakan laporan Aris Budiman tidak tepat. Sebab, menurut Aiman, dalam wawancara eksklusif itu Donal Fariz tidak pernah menyinggung apalagi menyebut nama Brigjen Aris Budiman.

“Mungkin teman-teman sudah melihat videonya, nanti silakan diputar kembali. Tidak ada satupun nama yang disebutkan Donal Fariz pada saat wawancara dengan saya,” ujar Aiman sebelum diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/10).

Aiman menjelaskan, pernyataan Donal hanya berdasarkan rekaman pernyataan Miryam yang telah diputar di persidangan sebelum wawancara. Pernyataan Donal hanya untuk mempertegas keterangan Miryam terkait penyidik KPK.

Karena itu, Aiman mengaku tidak tahu persis bagian mana dari pernyataan Donal yang dianggap telah mencemarkan nama baik dan fitnah terhadap Aris.

“Saya juga enggak paham soal itu. Hanya disebutkan ada 7 penyidik termasuk salah satu direktur di KPK yang disebutkan di persidangan menemui anggota DPR. Itu disebutkan oleh Miryam,” kata Aiman.

Sementara Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan, pertanyaan yang dilayangkan penyidik berkaitan dengan tayangan program Aiman seperti perencanaan program tersebut, kapan ditayangkan dan jawaban dari narasumber.

“Jadi ini yang kami sengketa bukan dengan media ya tetapi ada narasumber yang ngomong dalam satu program jadi ini tolong dikesampingkan ke situ,” ucapnya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/10).

Menurut Argo, Aris melaporkan ucapan yang dilayangkan Koordinator ICW Donal Faris yang menjadi narasumber di acara tersebut.

“Yang dilaporkan masalah ngomongnya itu, seseorang yang ngomong dalam satu program. Ini bukan masalah programmnya, bukan masalah medianya,” ucapnya.  (lip/nad)