Prostitusi Gay di Kalimantan Barat Dibongkar, Anggotanya Ratusan

Ilustrasi prostitusi gay.

GLOBALINDO.CO, PONTIANAK – Prostitusi gay dengan jumlah anggota hingga ratusan berhasil dibongkar Tim Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Kalbar). Kelompok ini diketahui juga mengincar korban anak lewat jejaring sosial.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar, AKBP Mahyudi Nazriansyah mengatakan, dalam perkara ini polisi menangkap tersangka warga Pontianak berinisial DHP (27) dan RS (19) serta Efa atau Deo (27) asal Kapuas Hulu. Satu dari tiga tersangka ini diketahui mengidap HIV/AIDS dan TB.

“Dari pengakuan ketiga tersangka tersebut, jumlah anggotanya sudah mencapai 100 orang. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, tersangka yang mengidap HIV/AIDS tersebut sudah melakukan hubungan seks sesama jenis dengan korban yang rata-rata anak sebanyak 100 kali lebih dengan korban yang berbeda-beda pula,” kata Mahyudi, Rabu (6/12/2017).

(Baca Juga: Prostitusi Gay di Puncak Bogor, Bocah Laki-Laki Dijual Rp 1,2 Juta)

Mahyudi menambahkan, polisi telah menyita telepon seluler dengan berbagai merk yang digunakan oleh para tersangka untuk melakukan kejahatan.

Mahyudi mengatakan, kepolisian akan bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Kota Pontianak dalam menangani perkara itu dan memberikan pendampingan kepada anak-anak yang menjadi korban mereka. Ia juga mengimbau orangtua mengawasi anak-anak mereka agar tidak sampai menjadi korban kejahatan semacam itu.(ara/ziz)