Protes Angkutan Online, Sopir Angkot di Bandung Mogok Kerja, Penumpang Keleleran

GLOBALINDO.CO, BANDUNG – Perseteruan antara angkutan kota (Angkot) dengan angkutan berbasis online terus terjadi di wilayah Indonesia. Kali ini, para sopir Angkot di wilayah Kota Bandung menggelar aksi mogok kerja sebagai bentuk protes adanya angkutan online. Akibatnya, para penumpang keleleran.

Untuk menangani penumpang yang keleleran, Polda Jabar menyiapkan kendaraan Sabhara dan Brimob untuk mengangkut penumpang. Selain itu ada pula mobil Satpol PP Kota Bandung terlihat ikut mengangkut warga.

Aksi mogok kerja para sopir Angkot ini dipusatkan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (9/3/2017). Akibatnya, sejak di Jalan AH Nasution mulai dari Jalan Pasir Impun hingga Terminal Cicaheum tidak satupun angkot yang menaikkan penumpang.

Sementara di Terminal Cicaheum, kendaraan bantuan seperti mobil milik Satpol PP dan Sabhara dan Brimob Polda Jabar berjejer menunggu penumpang.

Terlihat beberapa angkot ngetem di dalam terminal namun tidak mencari dan menaikkan penumpang.

Sementara itu jalanan terpantau lengang. Kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat leluasa di jalan tanpa macet. Beberapa angkot terlihat berjalan menuju arah Gedung Sate.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo mengaku telah menyiagakan armada berupa bus dan mini bus.

“Kami siapkan 150 kendaraan. Armada tersebut disiapkan Pemkot Bandung, TNI dan Polda Jabar,” kata Hendro.

Jumlah kendaraan tersebut terdiri 120 bus dari pemkot, 10 unit kendaraan dari Brimob Polda Jabar, 10 unit kendaraan dari TNI, dan 10 unit kendaraan dari Sabhara Polda Jabar. Adanya kendaraan bantuan ini diharapkan tidak ada warga yang terlantar di jalan.

“Armada itu menyebar ke sejumlah tempat seperti terminal dan tempat keramaian,” kata Hendro.(dtc/ziz)