Rano Karno Unggul Sementara di Pilgub Banten

oleh
Cagub petahan Banten, Rano Karno terlihat agak tegang memantau perhitungan suara Pilgub Banten 2017, Rabu (15/2) di posko pemenangan Rano Center.
Harap Cemas: Cagub petahan Banten, Rano Karno terlihat agak tegang memantau perhitungan suara Pilgub Banten 2017, Rabu (15/2) di posko pemenangan Rano Center.

GLOBALINDO.CO, TANGERANG – Calon Gubernur petahana Banten, Rano Karno tengah berharap-harap cemas menunggu hasil real count KPU. Pasalnya, dalam hitung cepat, politisi PDI Perjuangan yang menggandeng Embay Mulya Syarief ini unggul tipis dari pesaing tunggalnya, Wahidin Halim-Andika Hazrumy.

Hasil hitung cepat lembaga Indikator Politik Indonesia  memperlihatkan, selisih perolehan suara Wahidin-Andika dan Rano-Embay hanya 1 persen.   Pasangan  Wahidin-Andika meraup 49,96 persen, Rano-Embay mendapat 50,04 persen. Hasil hitung cepat ini berdasar rekapitulasi suara sebesar 95,33 persen.

Meski unggul, kubu Rano Karno tak mau jemawa. Alasannya, hasil hitung cepat masih memiliki margin error di atas dua persen.

Kendati pada hasil hitung sementara KPU, pasangan Rano-Embay memang unggul cukup jauh dari Wahidin-Andika.  Pasangan nomor urut 1 Wahidin-Andika mendapatkan 40,86 persen dan Rano-Embay berada di angka 59,14 persen.

“Kami atas nama tim Rano-Embay memegang untuk sementara waktu hasil survei KPU,” kata Ketua Tim Pemenangan Rano-Embay, Ahmad Basarah, dalam keterangan yang disampaikan di hadapan awak media, di Kota Tangerang, Rabu (15/2).

Namun keunggulan itu masih berdasar rekapitulasi suara 65 persen. Karena itu, Basarah enggan mendeklarasikan kemenangan Rano-Embay.

Senada disampaikan Rano Karno. Ia engaku tidak ada yang istimewa jika pasangannya keluar sebagai pemenang.

“Kalau menang, tidak ada yang istimewa, kita lanjutkan pembangunan. Tapi kita juga tidak mau declare itu,” tutur Rano. (dt/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *