Ratusan Pengemudi Angkutan Online Aksi Kepung Gedung Sate Bandung

oleh
Ratusan pengemudi angkutan online mengepung Gedung Sate Bandung.
Ratusan pengemudi angkutan online mengepung Gedung Sate Bandung.

GLOBALINDO.CO, BANDUNG – Ratusan pengemudi angkutan online menggelar aksi dengan mengepung kawasan Gedung Sate di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (15/10/2017). Mereka berkumpul untuk melakukan aksi damai dan doa bersama.

Ratusan pengemudi angkutan online ini mulai berdatangan sejak pukul 10.00 WIB. Mereka datang dengan mengenakan seragam serba hijau. Hampir seluruh area jalan dipenuhi. Massa menyemut mulai dari Jalan Sentot Alibasyah, area depan pagar Gedung Sate, tangga lapangan Gasebo, hingga pertigaan Gasebo arah Surapati.

(Baca Juga: Tak Puas Tarif Angkutan Online, Sopir Grab Geruduk Kemenhub)

Sebagian besar massa berasal dari perusahaan transportasi online seperti Gojek dan Grab. Aksi pengepungan Gedung Sate ini membuat sebagian Jalan Diponegoro khususnya di depan Gedung Sate ditutup sementara waktu.

Salah seorang pengemudi ojek online, Azan (47) mengatakan, aksi ini dilakukan sebagai upaya menyelesaikan polemik antara angkutan online dan konvensional. Sehingga bisa berjalan beriringan.

“Tujuannya cuma satu, kita ingin damai. Tidak mau ada gesekan lagi di lapangan, kita sama-sama cari makan,” ungkap ayah empat anak itu.

Ratusan anggota polisi terlihat melakukan pengamanan di depan Gedung Sate. Hingga berita ini diturunkan aksi damai dan doa bersama itu belum berlangsung. Namun, massa terus berdatangan menguasai jalanan. Sambil menunggu berlangsungnya aksi damai dan doa bersama ini, massa menyanyikan lagu Halo Halo Bandung.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *