Rekrutmen Direksi di Sejumlah BUMD Milik Pemkot Surabaya Bermasalah

Kantor PDAM Surya Sembada.

Kantor PDAM Surya Sembada. PDAM merupakan salah satu BUMD milik Pemkot Surabaya yang belum memiliki dirut devinitif.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Proses rekrutmen sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bermasalah. Dari 5 perusahaan daerah yang melakukan rekrutmen, ada 3 perusahaan plat merah yang sampai sekarang belum tuntas.

Tiga BUMD tersebut adalah PD Pasar Surya, PDAM Surya Sembada dan rekrutmen calon direksi dan komisaris BPR Artha Surya. Proses rekrutmen di PD Pasar Surya terpaksa dihentikan karena menunggu seleksi badan pengawas.

Sedangkan calon direksi PDAM Surya Sembada ditolak Wali Kota Tri Rismaharini karena dianggap tidak comfatabel. Sementara calon direksi dan komisaris BPR Artha Surya Utama mengundurkan diri.

Kepala Bagian Perekonomian Kota Surabaya Khalid mengakui adanya 3 BUMD yang bermasalah dalam rekrutmen. Dalam waktu dekat pihaknya akan melaporkan persoalan ini Wali Kota Tri Rismaharini.

“Kami berharap dalam tahun ini, rekrutmen bisa segera tuntas,” ujar Khalid, Rabu (12/10/2016).

Untuk BUMD milik Pemkot lainnya, Khalid mengaku tidak ada masalah. Misalnya Perusahaan Daerah Taman Satwa dan Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) sudah ditunjuk dirut yang baru oleh wali kota dan sekarang tinggal pelantikan.

“Untuk perusahaan daerah yang sudah beres rekrutmen direksinya, tinggal menunggu pelantikan. Kemungkinan akan dilakukan setelah perda organisasi perangkat daerah disahkan DPRD Surabaya,” jelasnya.

Terpisah, Anggota komisi B (perekonomian) DPRD Surabaya, Baktiono menuturkan akan memanggil sejumlah BUMD dan bagian perekonomian terkait tak kunjung tuntasnya rekrutmen direksi.

Menurut Baktiono, belum adanya pejabat devinitif berpotensi mengganggu kinerja di masing-masing BUMD. Mengingat Pelaksana tugas (Plt) tidak memiliki kewenangan mengambil kebijakan strategis.

“Kami berharap persoalan ini segera tuntas karena bisa mengganggu roda perusahaan. Paling tidak tahun ini sudah ada direktur definitive yang terpilih,” katanya.

Ia menambahkan akibat tidak jelasnya rekrutmen di PDAM, kemungkinan akan diperpanjang lagi Direktur Distribusi Sunarno menjadi Plt Dirut PDAM.

“Masak Sunarno akan diperpanjang ketiga kalinya karena Oktober ini sudah habis jabatannya sebagai plt dirut,” celetuknya. (bmb/gbi)