Reses Akan Dipantau Bawaslu, Ini Tanggapan Anggota DPRD Surabaya

oleh
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Rencana Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya memantau langsung seluruh kegiatan reses anggota legislatif, mendapat tanggapan dari beberapa anggota DPRD Surabaya. Salah satunya Ketua Komisi A Herlina Harsono Njoto.

Menurut Herlina, rencana Bawaslu memantau kegiatan reses merupakan hal yang wajar. Namun, Herlina menegaskan jika reses yang dilakukan anggota dewan dilindungi aturan serta sesuai tugas dan fungsinya.

“Kami diminta turun ke daerah pemilihan untuk menjaring aspirasi masyarakat, dan berupaya mewujudkan (aspirasi) di tahun anggaran,” kata Herlina Harsono Njoto, Senin (15/10/2018).

Pelaksanaan hearing bersamaan dengan kampanye sebenarnya bukan hal yang baru. Pada pemilu sebelumnya mempunyai pengalaman pelaksaan reses berbarengan dengan masa kampanye.

“Saat itu kami didampaingi panwas dan dinilai kegiatan itu kampanye atau tidak,” tuturnya.

Kegiatan reses anggota DPRD menggunakan dana APBD. Sementara kegiatan kampanye melarang penggunaan dana APBD.

“Makanya kami juga tak ingin melanggar aturan,” jelas Herlina.

Senada dengan Herlina, Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Agustin Poliana mengatakan, sepanjang kegiatan reses tak ada ajakan tak masalah. Mengingat anggota dewan memiliki konstituen yang memerlukan sosialisasi program yang dilaksanakan.

“Saya pikir semua (anggota dewan) paham,” kata Agustin.

Politisi PDIP ini tak mempermasalahkan jika reses yang dilakukan diawasi bawaslu. Asalkan, pengawasan yang dilakukan juga sesuai dengan koridor aturan yang ada.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya berencana memantau langsung seluruh kegiatan reses anggota DPRD Surabaya selama masa kampanye Pemilu 2019, yang dimulai 23 September 2018 sampai 13 April 2019. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *