ASN di Lingkungan Pemkot Surabaya Akan Menerima THR

oleh
Kepala BPKPD Kota Surabaya, Yusron Sumartono.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Polemik pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dipastikan selesai. Kepastian itu, setelah masalah tersebut dibahas dalam forum Banggar di DPRD.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya Yusron Sumartono menegaskan, bahwa sesungguhnya polemik yang terjadi ini hanya karena miskomunikasi.

“Yang dianggarkan di APBD Kota Surabaya ini kan hanya gaji ke-13 dan 14,” ujar Yusron Sumartono, saat ditemui usai rapat Banggar, Jumat (8/6/2018).

Yusron menjelaskan, berdasarkan PP no 19 tahun 2018 gaji 14 diganti deNgan THR dengan beberapa komponen yang berbeda. Dengan demikian, secara otomatis beberapa komponen di luar yang sudah masuk di gaji ke-14 ini saja.

“Kalau gaji ke-14 ini sudah kita rekeningkan atau bayarkan sejak beberapa hari yang lalu. Itulah kenapa tidak ada PNS Kota Surabaya yang protes kan. Karena ya sudah selesai,” tambahnya.

Terkait dengan komponen THR di luar gaji, Yusron mengungkapkan bahwa hal itu akan dikonsultasikan lebih lanjut antara Pemkot dan DPRD Kota Surabaya dengan Kemendagri.

“Kan THR ini gaji pokok ditambah dengan beberapa komponen lain. Gaji pokok kan sudah, melalui gaji 14 itu. Nah sisanya ini akan kami koordinasikan ke pusat dulu agar kami tidak salah langkah,” pungkasnya.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji juga memastikan bahwa persoalan THR bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya sudah seratus persen usai.

“Nanti habis Lebaran lah kita akan konsultasikan ke Kemendagri. Toh juga nggak harus dibayarkan bulan ini kan. Bulan depan itu sisanya juga bisa,” tegas Armuji. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *