Resmi, Polda Metro Jaya Tahan Joko Driyono

oleh
Mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Polda Metro Jaya akhirnya menahan mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Pria yang karib disapa Jokdri tersebut bakal mendekam di penjara sampai 20 hari ke depan.

Jokdri sudah ditetapkan sebagai tersangka Satgas Anti Mafia Bola sejak 14 Februari 2019. Ia disebut menjadi orang yang menyuruh tiga tersangka lainnya yakni Mardani Mogot, Musmuliadi dan Abdul Gofur merusak barang bukti di eks kantor PT Liga Indonesia.

Padahal tempat tersebut ketika itu telah diberi garis polisi. Akibatnya, Jokdri dijerat dengan Pasal 363 KUHP, Pasal 232 KUHP, Pasal 233 KUHP dan Pasal 235 KUHP juncto Pasal 55 KUHP.

“Dia (Jokdri) ditahan di Rutan Polda Metro Jaya mulai hari ini hingga 13 April 2019,” kata Ketua Satgas Anti Mafia Bola, Brigjen Pol Hendro Pandowo di Mabes Polri, Senin (25/3).

Hendro Pandowo menjelaskan, Joko Driyono terbukti melakukan pengambilan barang bukti, kemudian perusakan barang bukti, perusakan segel. Jokdri bakal berada di Rutan Polda Metro Jaya mulai hari ini hingga 13 April 2019.

“Tapi ada keterkaitan dengan pengaturan skor pada LP pelapor Ibu Lasmi yaitu di Banjar Negara, karena ada kelengkapan dokumen yang harus kita cari. Itu ada di kantor eks PT Liga Indonesia. Saat kita butuhkan, itu dirusak,” jelasnya.

Menurut dia, saat ini pihaknya sedang mendalami motif mantan wakil ketua PSSI itu terkait peran dalam pengaturan skor.

“Kita sedang dalami untuk kasus yang lain sehingga ada upaya dari dia untuk menghilangkan, memusnahkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan,” tambahnya. (gol/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.