Respon Isu Pungli, Polrestabes Buka Layanan Hotline

Markas Polrestabes Surabaya di Jalan Sikatan, Krembangan Selatan, Surabaya.

Markas Polrestabes Surabaya di Jalan Sikatan, Krembangan Selatan, Surabaya.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menjawab pandangan miring publik terkait pungutan liar di lingkungan Polri dan instansi pemerintah dengan membuka pusat layanan pengaduan. Hal ini sekaligus merespon instruksi Presiden Joko Widodo menyusul operasi tangkap tangan di kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta, kemarin.

Pusat layanan pengaduan masyarakat itu dibuka via nomor telepon khusus 031-3522011. Kepala Polrestabes Surabaya, Komisaris Besar Polisi Iman Sumantri, mengimbau kepada masyarakat agar tak segan melaporkan jika mengetahui atau melihat oknum polisi yang melakukan pungli.

“Nanti bisa dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Polrestabes Surabaya),” kata Iman kepada wartawan di Surabaya pada Rabu, 12 Oktober 2016.

Iman menjelaskan, layanan pengaduan itu untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pungli yang dilakukan polisi. Misalnya, oknum petugas memungli para juru parkir.

Ia menegaskan tak segan memberikan sanksi jika ada anak buahnya yang terbukti memungli warga. Sanksinya beragam, misalnya, penundaan kenaikan pangkat, sanksi disiplin, atau sanksi lain sesuai tingkat kesalahannya. (vin/gbi)