Risma Beri Santunan Keluarga Korban Bom Bunuh Diri di Surabaya

oleh
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat mendatangi rumah duka Adi Jasa di Jalan Demak No. 90-92 Surabaya.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini memberikan santunan kepada keluarga korban serangan bom bunuh diri di tiga geraja di Surabaya kemarin, Minggu (13/5). Di hadapan keluarga korban Risma memastikan akan menanggung seluruh biaya.

“Semua nanti pengobatan hingga proses pemakaman dan lain-lain, itu akan ditanggung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Jadi keluarga ndak perlu kuatir, kami akan bantu selesaikan nanti,” kata Risma, saat memberikan santunan kepada keluarga korban, Senin (14/5/2018).

Selain mendatangi rumah duka dari almarhum Aloysius Bayu Rendra Wardhana bertempat di Jalan Gubeng Kertajaya I Raya Nomor 15A Surabaya, wali kota berserta rombongan juga mendatangi rumah duka Adi Jasa di Jalan Demak No. 90-92 Surabaya.

Sebanyak enam orang yang menjadi korban ledakan bom bunuh diri disemayamkan secara bersamaan di rumah duka Adi Jasa Surabaya. Adapun rinciannya yakni, Martha Djumani (54), kakak beradik Evan (11) dan Nathan (8), Sri Puji Astutik (60), Go Derbin Ariesta (66) dan Tee Suk Tjien (64).

“Mohon maaf kalau saya baru bisa datang ke sini, karena dari kemarin masih ada pekerjaan yang belum bisa ditinggalkan,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, peristiwa bom bunuh diri yang menguncang tiga gereja di Surabaya pada, Minggu, (13/05) pagi, tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Namun juga seluruh warga Indonesia, khususnya masyarakat Surabaya.

Risma pun mengecam keras atas tindakan kejahatan yang dilakukan oleh orang tidak berprikemanusiaan tersebut.

“Saya tidak mau lagi ada korban, banyak tidak orang berdosa, apalagi banyak korbannya anak-anak. Ini sangat biadab sekali dan dzolim,” tegas mantan Kepala Bappeko ini.

Risma mengimbau dan mengajak seluruh warga Surabaya agar aktif membantu Pemkot Surabaya untuk ikut serta menjaga Kota Surabaya bersama-sama dan melaporkan setiap kejadian yang ada di sekitar, baik peristiwa maupun hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.

Menurutnya, sekecil apapun informasi yang diberikan oleh masyakarat, pastinya sangat membantu pemkot dan pihak Kepolisian dalam mengantisipasi hal-hal negatif yang tidak diinginkan.

“Informasi masyarakat sekecil apapun, itu sangat berharga untuk kami, sehingga bisa langsung kami tindak lanjuti,” pungkasnya. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *