Risma Jamin UNBK Jenjang SMP di Surabaya Steril dari Kebocoran Kunci Jawaban

oleh
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat menerima kunjungan Kemendikbud dan anggota Komisi X DPR RI.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini optimis pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMP sederajat yang akan dimulai pada 23 April steril dari kebocoran kunci jawaban.

Risma menjamin, cela terjadinya kebocoran kunci jawaban dalam UNBK jenjang SMP mustahil terjadi. Menurut Risma, pihaknya telah memiliki sistem yang menjamin dan menutup terjadinya praktek curang tersebut.

“Tidak lah, tidak akan ada kebocoran soal UNBK SMP di Surabaya besok,” tegas Risma, Kamis (5/4/2018).

Risma menyampaikan bahwa fenomena kebocoran kunci jawaban saat pelaksanan UMBK SMK tak akan terjadi saat UNBK SMP mendatang. Pemkot Surabaya telah menyiapkan sistem pengamanan terbaik dalam pelaksanaan ujian online itu.

“Kami sudah pilih proktor dan pakar IT terbaik. Mereka juga berpengalaman,” tandas Risma.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini mengaku lebih percaya dengan karakter siswa SMP kotanya yang jujur. Pengawas ujian nantinya hanya untuk memastikan kelancaran UNBK.

Termasuk pengawaan ujian melalui CCTV, Risma mengaku tak perlu memerlukanya. Mengingat pihaknya telah meminta Dindik memilih proktor dan pakar IT untuk mengawal khusus soal UNBK.

“Soal itu ada di server pusat dan langsung diterima peserta UNBK. Tidak melalui siapa pun,” ujarnya.

Khusus persiapan pelaksanaan UNBK jenjang SMP, Risma tak menghendaki ada listrik mati maupun jaringan intenet ngadat. Pemerintah kota telah berkoordinasi langsung dengan PLN dan Telkom untuk menjamin kelancaran UNBK.

Meski demikian, setidaknya sepuluh genset disiapkan sebagai antisipasi. Mereka disebar di sejumlah titik yang rawan. “Untuk SMP tengah kota gensetnya gabung dengan kantor pemkot,” imbuhnya.

Senada dengan Risma, Kepala Dindik Surabaya M Ikhsan juga meyakini bahwa tidak akan ada kebocoran soal UNBK nanti. “Semua alat, perangkat, sistem, dan pengawas sudah kami maksimalkan. Tinggal berdoa saja,” kata Ikhsan.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan UNBK SMK di hari-hari pertama diwarnai beredarnya kunci jawaban. Sejumlah siswa menerima kunci jawaban tersebut. Belum jelas darimana kunci jawaban yang diterima para siswa itu. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *